Erupsi Gunung Merapi bangkit kembali pukul 17.02 WIB tanggal 26 Oktober 2010. Sejak (28/10) berkali kali letusan menyemburkan lava pijar yang muncul hampir bersamaan dengan keluarnya awan panas dan material vulkanik setinggi kurang lebih 1,5 km. Awan panas yang menerjang Kaliadem, Sleman, Magelang, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan.Menelan korban meninggal lebih dari 43 orang, korban luka bakar, ditambah seorang bayi dari Magelang yang tewas karena gangguan pernafasan.
Perwakilan Umat Buddha Indonesia(WALUBI) dan RS Paramita pasca erupsi merapi, menyisir korban erupsi dengan membuka posko satelit memfasilitasi pelayanan kesehatan cuma cuma, sekaligus pemberi fasilitas nasi bungkus gratis secara mobile, diantaranya melintasi Kec.Pakem, Turi, Candi Binangun, Sanden,Mungkid, Candi Mulyo, GOR Armada dan Borobudur.
Terhitung sejak (31/10) hingga (4/11) WALUBI bersama RS PARAMITA telah menyelamatkan warga korban erupsi merapi sebanyak 2.913 orang. Menurut Sukarelawan Walubi, warga yang dilintasi semburan debu dan awan panas pada umumnya terserang Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), iritasi mata dan Myalgia.
Kegiatan yang ditunjang WALUBI berupa dapur umum yang berpusat di Graha Vihara Avalokitesvara (GVA) di Jalan Mendut (sebrang kolam renang Mendut), bekerja nonstop 24 jam setiap hari, dilakukan oleh para sukarelawan umat Buddha Provinsi Yogja dan Jawa Tengah yang tergabung di Walubi, guna mengantisipasi setiap pergerakan erupsi merapi.
GVA On Line yang merupakan posko Walubi dan Paramita senantiasa siap melayani membantu warga dengan menyalurkan bantuan yang dibutuhkan seperti juga pakaian layak, perlengkapan bayi, perlengkapan mandi, air mineral dan barang barang hiburan untuk anak.
Demikian dari tanggal (1/11) hingga (14/11) Walubi dan Paramita berkeliling ketempat pengungsi, telah membagikan sedikitnya 56.301 nasi bungkus, diberikan untuk pagi, siang dan malam hari, pendistribusiannya tersebar di Sleman, GOR Armada dll.
Namun aktivitas sukarelawan Walubi dan Paramita dalam berbagi kasih tidak berhenti sampai disitu,tapi terus dilaksanakan tuntas hingga tanggap darurat selesai. (toto)

Share |
|