Pembukaan
DPP Walubi
DPD Walubi
Perwakilan
Program Umum
Lambang
Ikrar
Hymne



Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

PROGRAM UMUM PERWAKILAN UMAT BUDDHA INDONESIA


BAB I
PENDAHULUAN

1. PENGERTIAN

Program Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia merupakan pokok-pokok program Perwakilan Umat Buddha Indonesia yang ditetapkan oleh Pasamuan Agung Perwakilan Umat Buddha Indonesia, sebagai pemegang wewenang tertinggi dan pelaksana sepenuhnya kedaulatan anggota Perwakilan Umat Buddha Indonesia untuk kurun waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal ditetapkannya.

Pokok-pokok Program Umum dijabarkan dalam program kerja oleh Dewan Pengurus Pusat Perwakilan Umat Buddha Indonesia. 
Pokok-pokok Program Umum beserta program kerja merupakan pedoman yang mengikat untuk dilaksanakan oleh segenap pimpinan dan anggota Perwakilan Umat Buddha Indonesia.

2. TUJUAN

Program Umum bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesadaran dan kehidupan beragama umat Buddha melalui peningkatan dan pemantapan kadar pemahaman, penghayatan serta pengamalan umat Buddha terhadap ajaran agamanya.

Program Umum juga bertujuan untuk menciptakan kerukunan hidup antar umat Buddha, antara umat Buddha dengan umat beragama lainnya dan antara umat Buddha dengan Pemerintah.

Program Umum juga ditujukan untuk meningkatkan dan memantapkan kualitas kesadaran serta kehidupan umat Buddha dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

3. LANDASAN

Program Umum ini memiliki landasan :

  1. Idiil : Pancasila
  2. Konstitusional : Undang-Undang Dasar 1945.
  3. Operasional : Garis-Garis Besar Haluan Negara.
  4. Organisatoris : Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Perwakilan Umat Buddha Indonesia.

4. RUANG LINGKUP

Program Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia memiliki ruang lingkup selama periode 5 (lima) tahun dan meliputi bidang-bidang sebagai berikut :

  1. Bidang Organisasi.
  2. Bidang Pendidikan Agama Buddha.
  3. Bidang Urusan Agama Buddha (Buddha Dharma).
  4. Bidang Penerangan Agama Buddha.
  5. Bidang Hukum.
  6. Bidang Penelitian dan Pengembangan
  7. Bidang Sosial Kemasyarakatan
  8. Bidang Komunikasi
  9. Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Wanita Buddhis.
  10. Bidang Kesehatan.
  11. Bidang Sarana dan Prasarana Tempat Ibadah.
  12. Bidang Luar Negeri.Idiil : Pancasila

BAB II
SIKAP DASAR

Dalam melaksanakan Program Umum ini, WALUBI senantiasa berpegang teguh pada sikap dasar, yaitu :

  1. Pembinaan Umat Buddha bertujuan untuk mewujudkan suatu masyarakat Buddhis yang adil dan makmur, baik secara material dan maupun spiritual, berdasarkan landasan idiil Pancasila dan Buddha Dharma di dalam wadah Perwakilan Umat Buddha Indonesia yang rukun, bersatu, tenteram, tertib, damai dan dinamis.

  2. Wawasan kesadaran yaitu :

    2.1.

    Kesadaran beragama Buddha, yang akan dapat menjaga kelangsungan hidup dan kelestarian hidup agama Buddha dengan berpedoman kepada Kitab Suci Tripitaka/Tipittaka.

    2.2.

    Kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang dapat menjaga kelangsungan hidup dan kelestarian hidup bangsa dan negara Republik Indonesia melalui pengingatan penghayatan dan pengamalan Pancasila.

    2.3.

    Ketahanan Sradha/Saddha, mencakup :

    2.3.1.

    Ketahanan Sradha/Saddha atau iman adalah ketahanan mental spiritual yang akan dapat menangkal dan melawan segala bentuk godaan dan tantangan, baik yang datang dari luar diri maupun dari dalam diri kita.

    2.3.2.

    Dengan memiliki ketahanan iman, maka kita akan dapat melawan godaan Mara dengan jalan mengembangkan Paramita.

    2.3.3.

    Dengan berhasilnya Pembangunan Nasional akan meningkatkan ketahanan Sradha/ Saddha yang tangguh.

BAB III
SASARAN DAN POKOK PROGRAM

A. SASARAN

Pencapaian tujuan WALUBI dilakukan melalui Program Umum dengan bersungguh- sungguh dan berusaha untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan, baik sasaran ke dalam maupun sasaran ke luar

A.1. SASARAN KE DALAM

  1. Memantapkan WALUBI sebagai organisasi sosial keagamaan yang menjadi mitra pemerintah.
  2. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama Buddha.
  3. Memantapkan kerukunan intern umat Buddha.
  4. Meningkatkan peranan semua perangkat organisasi di semua tingkatan

A.2. SASARAN KE LUAR

  1. Membantu menegakkan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  2. Memantapkan kerukunan umat Buddha dengan umat beragama lain
  3. Meningkatkan partisipasi aktif umat beragama Buddha dalam Pembangunan Nasional.
  4. Meningkatkan hubungan persahabatan antara umat Buddha Indonesia dengan umat Buddha di luar negeri.

B. POKOK-POKOK PROGRAM

Kegiatan Perwakilan Umat Buddha Indonesia yaitu :

  1. Bidang Organisasi

    1. Membentuk Dewan Pengurus Daerah Tingkat I dan Dewan Pengurus Daerah Tingkat II, Dewan Pengurus Kecamatan.

    2. Meningkatkan kualitas kepemimpinan dan memperluas wawasan para pimpinan WALUBI dengan mengadakan penataran kepemimpinan dan manajemen.

    3. Meningkatkan komunikasi dua arah antar pimpinan pusat dengan daerah dan antara WALUBI dengan anggota-anggotanya dengan saling mengunjungi.

    4. Menyempurnakan mekanisme pembentukan Dewan Pengurus Daerah Tingkat I dan Dewan Pengurus Daerah Tingkat II, Dewan Pengurus Kecamatan dengan mengadakan buku Panduan Pasamuana WALUBI daerah Tingkat I, Daerah Tingkat II dan kecamatan.

    5. Menggali sumber dana bagi kelangsungan hidup dan memberdayakan organisasi Perwakilan Umat Buddha Indonesia.

  2. Bidang Pendidikan Agama Buddha

    1. Mengadakan kerjasama dengan instansi Pemerintah terkait dalam penyusunan kurikulum pendidikan agama Buddha dari taman kanak-kanak, sekolah dasar sampai perguruan tinggi.

    2. Bekerjasama dengan Dit. Jen Bimas Hindu dan Buddha cq. Direktorat Urusan Agama Buddha untuk menyusun buku pendidikan agama Buddha untuk SD, SLTP, SLTA dan Perguruan Tinggi Umum dan Perguruan Tinggi Agama.

    3. Berpartisipasi aktif dalam Konsorsium Ilmu Agama yang diadakan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan Departemen Agama Republik Indonesia.

    4. Memperjuangkan jatah guru dan dosen pendidikan agama Buddha.

    5. Memperjuangkan pengangkatan guru agama Buddha dan dosen-dosen agama Buddha.

    6. Memperjuangkan pendirian Perguruan Tinggi Negeri Agama Buddha.

    7. Menghimbau kepada yayasan-yayasan, anggota Perwakilan Umat Buddha Indonesia, Ormas Buddhis lainnya untuk turut membantu kesejahteraan para Guru Agama Buddha yang ada di daerahnya.

    8. Turut berpartisipasi dalam penyetaraan PGA Buddha dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dan Departemen Agama RI.

    9. Merumuskan pola kebersamaan dalam tata kebaktian dan upacara Agama Buddha di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi yang dapat diterima oleh semua sekte agama Buddha.

  3. Bidang Urusan Agama Buddha

    1. Meningkatkan jumlah dan mutu Pandita Loka Palasraya.

    2. Memperjuangkan agar Petugas Pembantu Pencatat Perkawinan terbuka bagi umat Buddha Indonesia.

    3. Mengkoordinir Pelaksanaan Upacara Suci Waisak.

    4. Memberikan rekomendasi untuk pengurusan izin mendirikan arama-arama, vihara-vihara dan cetiya-cetiya.

    5. Mengadakan konsultasi dengan Konferensi Agung Sangha Indonesia dan Sangha lainnya.

    6. Menyusun keseragaman upacara suci Waisak Nasional.

    7. Menetapkan atribut untuk pelaksanaan upacara sumpah Pegawai Negeri.

    8. Menyusun pedoman tatacara pelaksanaan perkawinan Umat Buddha Indonesia.

  4. Bidang Penerangan Agama Buddha

    1. Meningkatkan kualitas dan ketrampilan para Dharmaduta/ Dhammaduta dengan mengadakan penataran-penataran, diskusi-diskusi dan lainnya.

    2. Mengadakan Lembaga Dharmaduta/Dhammaduta dan Lembaga Kesenian Buddhis yang mempersiapkan dan mengisi siaran Mimbar Agama Buddha melalui media cetak dan elektronika.

    3. Menyusun Dharmadesana (Wejangan Dharma) yang dikaitkan dengan Pembangunan

    4. Menerbitkan majalah bulanan atau triwulan sebagi media komunikasi umat Buddha.

    5. Mengadakan kerjasama dengan lembaga dakwah dan lembaga kesenian dari agama lain di Indonesia untuk meningkatkan kerukunan hidup beragama.

    6. Mengadakan sayembara menulis naskah Dhammadesana, pembacaan sajak Dharma, lomba berdhammadesana (berkhotbah) dan festival seni baca Dhammapada.

    7. Memberikan kesempatan kepada Dharmaduta anggota Perwakilan Umat Buddha Indonesia untuk memberikan Dhammmadesana (berkhotbah) di vihara dan cetiya yang dibina oleh anggota WALUBI.

    8. Mengadakan kerjasama antara para Dharmaduta dari semua anggota Perwakilan Umat Buddha Indonesia.

  5. Bidang Hukum

    1. Meningkatkan kesadaran hukum umat Buddha.

    2. Membentuk lembaga bantuan hukum atau mengadakan kerjasama dengan lembaga bantuan hukum yang ada untuk dapat memberikan perlindungan hukum kepada umat Buddha.

    3. Memberikan bimbingan tentang pelaksanaan Undang-Undang Perkawinan kepada umat Buddha.

    4. Membantu mengurus kewarganegaraan rohaniawan dan rohaniwati Buddhis yang masih berstatus asing.

    5. Membantu menyelesaikan berbagai masalah umat Buddha yang berkaitan dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

  6. Bidang Penelitian dan Pengembangan

    1. Mengadakan penelitian dan menyiapkan penyusunan sejarah perkembangan Agama Buddha di Indonesia.

    2. Mengadakan penataran dan lokakarya bagi tenaga peneliti Buddhis.

    3. Mengadakan penelitian dan pengembangan mengenai kehidupan bergama umat Buddha di daerah perkotaan dan pedesaan.

    4. Menyusun materi/bahan-bahan kajian untuk penataran, seminar, lokakarya, diskusi dan sejenisnya yang menyuarakan aspirasi/pandangan Umat Buddha Indonesia.

  7. Bidang Sosial Kemasyarakatan dan Kesehatan

    1. Menganjurkan anggota Perwakilan Umat Buddha Indonesia untuk mendirikan yayasan-yayasan sosial keagamaan Buddhis untuk meningkatkan kesejahteraan umat Buddha.

    2. Menganjurkan berdirinya yayasan-yayasan Buddha yang bertujuan untuk mendirikan sekolah, perguruan tinggi umum dan sekolah tinggi agama Buddha.

    3. Menganjurkan berdirinya yayasan-yayasan yang bertujuan mendirikan rumah sakit Buddhis dan fasilitas kesehatan lainnya.

    4. Menganjurkan berdirinya badan sosial kemasyarakatan Buddhis yang membantu pelestarian lingkungan.

    5. Menggali, membina, mengembangkan dan menyelengggarakan seni budaya nasional yang bernafaskan Buddhis.

    6. Menganjurkan kepada umat Buddha untuk mengadakan aksi-aksi sosial secara konsisten terutama pada hari raya Buddhis, antara lain donor darah, donor mata, sumbangan beras, pakaian kepada fakir miskin, pengobatan, pembersihan lingkungan taman makam Pahlawan, dan sebagainya

    7. Menghimbau kepada umat Buddha yang mampu agar membantu anggota masyarakat, baik yang beragama Buddha maupun bukan beragama Buddha yang kurang mampu.

    8. Meningkatkan kegiatan bantuan beasiswa bagi siswa dan mahasiswa yang kurang mampu.

    9. Mengadakan penyuluhan kesehatan kepada umat Buddha Indonesia melalui media massa Buddhis dan melaksanakan program bakti sosial kesehatan.

    10. Mengadakan dan meningkatkan sarana dan prasarana posko kesehatan, klinik dan rumah sakit Buddhis diseluruh Indonesia.

  8. Bidang Komunikasi

    1. Meningkatkan komunikasi timbal balik antar anggota Perwakilan Umat Buddha Indonesia untuk terwujudnya rasa kebersamaan dan hubungan yang harmonis.

    2. Meningkatkan kunjungan silaturahmi pimpinan WALUBI Pusat ke daerah yang menjadi pusat kegiatan umat Buddha Daerah/Wilayah/Kecamatan

    3. Meningkatkan kerjasama WALUBI dengan Pemerintah, khususnya Direktorat Jenderal Bimas Hindu dan Buddha Departemen Agama RI, dalam musyawarah intern umat Buddha maupun konsultasi antara Pemerintah dengan WALUBI

    4. Berperan aktif dalam konsultasi antar umat beragama dalam rangka memantapkan tiga kerukunan hidup beragama dan tidak boleh terlambat mengantisipasi gangguannya.

    5. Mempererat hubungan WALUBI dengan organisasi-organisasi Buddhis di luar negeri

    6. Meningkatkan hubungan kerjasama dengan World Fellowship of Buddhist.

    7. Berpartisipasi aktif dalam kegiatan seminar, lokakarya dan diskusi yang berkaitan dengan Dharma Agama dan Dharma Negara.

  9. Bidang Generasi Muda dan Wanita Buddhis

    1. Membina generasi muda Buddhis agar dapat lebih bermakna dan berdaya guna bagi pembangunan dirinya, masyarakat, bangsa, negara dan agama Buddha melalui pembentukan dan pembinaan Remaja/Pemuda Vihara

    2. Penunjang berbagai kegiatan yang mampu menunjang pertumbuhan dan perkembangan minat, bakat dan kreativitas generasi muda Buddhis

    3. Mempererat hubungan generasi muda Buddhis dengan Young World Buddhist Association.

    4. Meningkatkan dan mengembangkan peranan wanita Buddhis dalam pengembangan agama Buddha dan pembangunan nasional.

  10. Bidang Sarana dan Prasarana tempat ibadah

    1. Mengadakan dan memperbaharui sarana dan prasarana peribadatan Umat Buddha Indonesia

    2. Menghimbau kepada Umat Buddha Indonesia untuk meningkatkan peranan tempat ibadah (Vihara, Cetya, Kelenteng) sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus juga sebagai pusat sosial kemasyarakatan serta ilmu pengetahuan.

BAB IV
PENUTUP

  1. Pelaksanaan Program Umum menjadi tanggung jawab Dewan Pengurus Pusat WALUBI, yang dalam pelaksanaannya melibatkan seluruh jajaran organisasi, anggota serta segenap umat Buddha baik dipusat maupun di daerah.

  2. Dewan Pengurus Pusat WALUBI menetapkan penjabaran Program Umum ini dalam bentuk Program kerja dan Petunjuk pelaksanaan.

  3. Keberhasilan dalam melaksanakan Program Umum ini tergantung pada partisipasi, sikap, mental, semangat dan disiplin seluruh warga WALUBI.

Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 3 Maret 2001
PIMPINAN SIDANG
PASAMUAN AGUNG LUAR BIASA
PERWAKILAN UMAT BUDDHA INDONESIA




ttd
Drs. Sudarmo Tasmin, Ak.
Ketua
 


ttd
Njaw Singgih, SH.
Wakil Ketua
 


ttd
Drs. Oka Diputhera
Wakil Ketua
 


ttd
David Hermanjaya
Wakil Ketua
 


ttd
Ir. Arief Harsono
Wakil Ketua
 


ttd
Usdi
Wakil Ketua
 


ttd
Jajat Heryawani
Sekretaris
 


ttd
Halim
Wakil Sekretaris
 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.