Majelis-Majelis Agama Nyatakan Komitmen Jaga Kerukunan

Jakarta, – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin malam ini menggelar pertemuan dengan para tokoh lintas agama di rumah dinas Wapres Jl. Diponegoro Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2019). Tampak hadir majelis-majelis Agama dari perwakilan MUI KH. Abdullah Jaidi, Nadjamuddin Ramli, PBNU Eman Suryana, Mughni Syafig (PP Muhammadiyah), Sekretaris Umum KWI Romo Heri Wibowo, Ketua Umum PGI Gomar…

Buddha Dhamma

AGAMA BUDDHA biasanya lebih dikenal dengan nama Buddha Dhamma. Seluruh ajaran dari Sang Buddha Gotama dapat disarikan dalam satu kata saja, yang dalam bahasa Pali disebut Dhamma atau dalam bahasa Sansekerta disebut Dharma. Bahasa Pali adalah bahasa yang dipergunakan oleh masyarakat di kerajaan Magadha, pada masa hidup Sang Buddha Gotama. Dhamma berarti Kesunyataan Mutlak, Kebenaran…

Ikiran Adalah Pemimpin

MELAWAN kebencian dengan cintakasih. Apa Mungkin? Jawabnya, sangat mungkin. Apalagi Hyang Buddha mengajarkan bahwa kebencian tidak akan berakhir bila dibalas dengan kebencian. Kebencian harus dibalas dengan cinta kasih. Sebagai manusia dari saat kesaat selalu bisa ada masalah yang harus dipecahkan. Pecahkanlah masalah dengan bijaksana. Jangan sampai dalam memecahkan masalah, menimbulkan masalah baru yang tidak baik.…

Perayaan Agung 539 Maha Agung, Maha Mulia, Maha Kuasa, Maha Dewi Kiu Thian Hian De, Ketua Umum DPP WALUBI ; Perkokoh pembinaan Mental Spiritual Umat Tridharma

Riau (Inmas) Menindaklanjuti Surat Keputusan Rapat Musyawarah Nasional PTITD Se Indonesia dan Kongres Majelis Rohaniwan Tridharma Se Indonesia Nomor : 09/ Ket/MunasPTITD/MartrisiaseIndonesia tanggal 21 Maret 2018 di Malang, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Caliadi, SH, MH membuka perayaan Agung 539 maha agung, maha mulia, Maha Kuasa, Maha Dewi Kiu Thian Hian de bertempat di Vihara…

Introspeksi Dibulan Kathina

Oleh : Up. Vijayo S. Widodo ditilik dari ajaran agama, berdana atau beramal kebajikan adalah suatu ajaran yang fundamental bagi semua umat beragama yang merupakan bekal bagi perlunya pembenahan diri untuk mengikis keserakahan (Lobha) yang berkecamuk dalam diri (bathin) umat manusia. Berdana merupakan praktik ajaran terpenting bagi pemula, yang dapat dilakukan oleh siapa pun, sekalipun…

Sabar Bukan Sikap Fatalitas

Manusia dalam menjalankan hidup harus mempunyai kesabaran. Dalam ajaran Buddha, sabar (khanti) berarti dapat menahan diri secara wajar pada waktu menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan. Sabar atau kesabaran biasanya bersekutu dengan Viriya (giat, tekun) dan akan lebih baik bila panna/prajna ikut berkembang di dalamnya. Demikian dituturkan oleh Pandita drg. Nakulianto. Selanjutnya dikatakan, dapatkah dibayangkan berapa…

Sehat Dengan Sedikit Makan

KESEHATAN Inilah penelitian yang hasilnya membuktikan kebenaran ajaran Buddha. Buddha menekankah agar setiap umat dapat menjaga makannya, yakni makanan yang sehat, sederhana dan tepat pada waktunya. Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang. Begitu jangan makan dalam jumlah yang banyak, karena bukan saja akan menyebabkan kegemukan, tetapi juga beresiko datangnya pelbagai penyakit, khususnya kanker usus.…

Sabar Bukan Sikap Fatalitas

Manusia dalam menjalankan hidup harus mempunyai kesabaran. Dalam ajaran Buddha, sabar (khanti) berarti dapat menahan diri secara wajar pada waktu menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan. Sabar atau kesabaran biasanya bersekutu dengan Viriya (giat, tekun) dan akan lebih baik bila panna/prajna ikut berkembang di dalamnya.  Selanjutnya dikatakan, dapatkah dibayangkan berapa banyak waktu yang dihabiskan orang-orang setiap…

20 Tahun Majelis I Kuan Tao, Caliadi Ajak Bersinergi Program dan Layanan

Dirjen Bimas Buddha menghadiri Peringatan 20 Tahun Majelis I Kuan Tao Indonesia, Jakarta (29/09). Pada sambutannya, Caliadi mengajak untuk bersinergi program dan kegiatan dalam peningkatan kualitas bimbingan dan pelayanan umat Buddha. “Marilah bersinergi program dan kegiatan dalam rangka peningkatan kualitas bimbingan dan pelayanan umat Buddha,” ungkapnya. Lebih lanjut, Caliadi mengharapkan dukungan program dengan melakukan koordinasi…

Upaya Perangi Narkoba

Buddha mengajarkan, “Segala sesuatu timbul karena faktor-faktor lain yang jadi penyebabnya”. Penyebab kemerosotan moral akibat penyalahgunaan Narkoba dan Miras terdiri dari tiga hal. Pertama, adanya Narkoba dan Miras yang bisa diperoleh dengan mudah. Karena itu umat beragama dalam kegiatan mata pencarian hendaknya tidak melakukan jual beli Narkoba dan Miras. Yang kedua, adanya contoh dan pemberian…