Penasehat |
: |
Pandit J. Kaharuddin
Achan Say Surya |
| |
|
|
Ketua Umum |
: |
Soedjito Kusumo Kartiko, SE. MBA |
Wakil Ketua Umum |
: |
Murdaya Widyawimarta Poo |
| |
|
|
Ketua I Bid. Pendanaan |
: |
Drs. Anton Setiawan |
Ketua II Bid. Organisasi & Dhamma |
: |
King Sutthanak Dhamma |
Ketua III Bid. Sosial Kemasyarakatan |
: |
Dr. Ardianto. MHA |
Ketua IV Bid. Litbang & Hukum |
: |
Kartika, SH |
Ketua V Bid. Pendidikan & Penerangan |
: |
dr. Mariana Lambangtoro |
| |
|
|
Sekretaris Jenderal |
: |
Letkol (Purn) drg Nakulianto K |
Wakil Sekjen I |
: |
Adian Radiatus |
Wakil Sekjen II |
: |
Winarso |
Wakil Sekjen III |
: |
Rudi Suryana, SE |
| |
|
|
Bendahara Umum |
: |
Lily Setiawan |
Wakil Bendahara I |
: |
Yulia Sadeli SE. MM |
Wakil Bendahara II |
: |
Erna Lambangtoro |
Wakil Bendahara III |
: |
Yulis Setiawati |
| |
|
|
Koordinator Wilayah |
: |
Pang Eng Nio (Jawa Barat)
Emmy (Jambi)
Sujat Widodo (DKI Jakarta) |
Koordinator Bid. Dana |
: |
Yulia
Grace Lee
Rytha SE |
Koordinator Bid Sarana & Prasarana |
: |
Leo Christie |
Sekretariat |
: |
Ruby Santamoko |
Kantor Sekretariat :
Buddha Metta Arama
Jl. Lembang Terusan D59
Jakarta 10310
Telp/Fax. 331961
DPD Majubuthi Jambi
Jl. Makalam No. 10A RT/RW.17/07
Kel. Cempaka Putih
Kel. Selulung
Majelis Umat Buddha Theravada Indonesia disingkat MAJUBUTHI, dideklarasikan pada tanggal 19 April 2000 di Bandung untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Dalam Anggaran Dasar ini adalah Agama Buddha yang bersumber pada kitab Suci Tipitaka (Pali).
Asas dan Tujuan
Majubuthi berasaskan pada Buddha Dhamma dan Pancasila Negara.
Majubuthi mempunyai tujuan yaitu :
-
Meningkatkan fungsi dan peranan umat Buddha Theravada Indonesia secara berkesinambungan.
-
Menghimpun, membina, mengembangkan serta menyalurkan nilai-nilai positif yang potensial dari umat Buddha Indonesia, untuk Pembangunan Agama, Bangsa dan Negara Republik Indonesia.
-
Memupuk kerja-sama harmonis dan serasi dalam suatu wadah kebersamaan dikalangan umat Buddha Theravada Indonesia , sehingga terwujud Kerukunan Interen agama Buddha.
-
Meningkatkan kesadaran dan kegairahan hidup ber-Agama, ber-Masyarakat, ber-Bangsa, ber-Negara Republik Indonesia, sehingga terwujudnya manusia Indonesia seutuhnya
Sifat dan Fungsi
MAJUBUTHI adalah Majelis Umat Buddha Theravada Indonesia yang bersifat kerukunan, dengan dasar hikmah kebijaksanaan musyawarah untuk mencapai mufakat dalam pembinaan keagamaan, sesuai dengan peranan umat Buddha Theravada Indonesia.
MAJUBUTHI mempunyai fungsi memberikan bimbingan, tuntunan dan menghimpun serta mengarahkan kehidupan beragama untuk umat Buddha Theravada, sesuai ajaran Agama Buddha dengan kepribadian Indonesia.
Sekilas Majubuthi - Pervitubi
Yang Mulia Bhikkhu Vidhudhammaborn Mahathera, atau yang akrab disebut Bhante Vin, sejak tahun 1969 beliau terus berjuang mengembangkan ajaran Buddha Mashab Theravada. Tanpa mengenal lelah dan senantiasa bersemangat serta pengabdian yang tulus beliau berkeliling nusantara dari kota hingga desa-desa terpencil menyebarkan Buddha Dhamma.
Dengan semangat jiwa perjuangan pembabaran Buddha Dhamma yang dimulai begitu indah, tidak sedikit mengalami kendala-kendala seperti seperti kurangnya pembinaan terhadap umat sebagai akibat dari minimnya Dhammaduta maupun pandita yang ada juga termasuk Vihara-vihara/Cetiya-cetiya yang memerlukan renovasi khususnya didareah-daerah.
Persaudaraan Vihara Umat Buddha Indonesia yang baru lahir pada tanggal 30 November 1999 dan di ikuti oleh Majelis Umat Buddha Theravada Indonesia yang lahir pada tanggal 19 April 2000 sangat mendukung usaha-usaha yang diperjuangkan oleh Bhante Vin, para Bhikkhu dan Dhammaduta lainnya, kami ingin bersama-sama mewujudkan cita-cita mulia itu secara lebih intensif dan profesional melalui langkah-langkah nyata sebagai fasilitator bidang pendidikan Dharmaduta/Pandita, perbaikan sarana dan prasarana serta pembinaan cetiya-cetiya , Vihara-vihara di Tanah Air.
Kesanalah cita-cita kita berhembus, kesanalah arah yang diemban oleh Pervitubi - Majubuthi. Untuk mencapai misi mulia tersebut bukan seperti membalikan telapak tangan, perjuangan yang tidak mudah, banyak kerikil-kerikil dan duri. Inilah yang dapat kami tawarkan demi kemajuan Buddha Dhamma. Dukungan dan kerjasama maupun sumbangan pemikiran, tenaga dan dana dari semua pihak sangat kami harapkan.
|