Artikel/Renungan
Dharma Wacana




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

  ORANG YANG MEMILIKI HATI YANG KUAT DAN BERKEBERANIAN
TAKKAN KALAH TERHADAP KESULITAN

KUTIPAN GOSYO :

Ketika raja jahat merusak hukum kebenaran dan bersekongkol dengan bhikku jahat menyesatkan, ingin menganiayai bahkan membunuh orang arif bijaksana yang mempertahankan hukum kebenaran sesungguhnya. Pada waktu itu, orang yang memiliki hati seperti raja dari singa, pasti dapat menjadi Buddha, sebagai umpama sama seperti Nichiren.

KETERANGAN :

Ini adalah kutipan dari surat yang ditulis Nichiren Daisyonin pada bulan 3 tahun 1272 di Tsukahara Pulau Sado, yang diberikan kepada seluruh murid Beliau.

Sama seperti sesuatu terjadi pada peristiwa Tatsunokuchi dimana rejim penguasa bersekongkol dengan para bhikku yang dipimpin Ryokan Kuil Gokuraku dari Sekte Syingon. Ritsushu ingin membunuh Nichiren Daisyonin bahkan menghancurkan hukum kebenaran.

Nichiren Daisyonin mengajarkan, bahwa walau berada di dalam keadaan demikian, namun kalau memiliki keberanian bagaikan raja dari singa yakni, hati yang kuat berani, tak takut terhadap hal apapun, dan hati perjuangan untuk menghancurkan orang yang jahat dan menyesatkan, maka pasti menjadi Buddha.

Nichiren Daisyonin menjadikan diri-Nya sendiri sebagai teladan melalui sikap yang berjuang dengan berani antara raja dari singa dengan musuh terkuat di dalam ketiga kelompok musuh kuat.

"Kehidupan adalah nama lain dari perjuangan". Dari makna tertentu, kita setiap hari harus berjuang. Hanya semata-mata ketika setiap hari, setiap saat berdoa demi kosenrufu dengan membangkitkan perjuangan berkeberanian, baru akan memperoleh kemenangan dalam kehidupan.

Sama seperti yang diajarkan di dalam Surat Dari Sado:
"Setelah mengalahkan musuh kuat, baru mengetahui kekuatan sendiri", maka ketika berhadapan dengan penderitaan, walau musuh semakin kuat dan hambatan semakin besar, namun sama sekali tidak merasakan ketakutan bahkan sebaliknya berdoa dengan membangkitkan keberanian untuk berjuang dengan penuh kekuatan jiwa, dengan demikian baru dapat mengembangkan kekuatan diri sendiri yang sesungguhnya.
Kekuatan Icinen Mengubah "Yang Tidak Mungkin Menjadi Mungkin"

KUTIPAN GOSYO :
Kaisar Kwang Wu dari Kerajaan Han Timur ketika masih sebagai Jenderal perang, karena dia percaya dan yakin kata-kata bawahannya, adapun air sungai yang masih bergelombang telah langsung membeku menjadi es. Kemudian Jenderal Lie dari Kerajaan Han Barat telah berhasil memanah menembus batu besar. Hal ini karena Jenderal Lie Kwang mempercayai dan mengira bahwa batu di belakang semak belukar itu adalah harimau yang telah membunuh ibunya. Dengan demikian, apalagi hal-hal dalam Hukum Buddha.

KETERANGAN :

Di dalam cerita dikatakan, Kaisar pertama Kwang Wu dari Kerajaan Han Timur ketika perang menyatukan Tiongkok, pernah terjepit di dalam jalan mundurnya. Namun menterinya, Wang Pa, yang ditugasi memeriksa jalan mundur, mengetahui bahwa jalan mundurnya, terbentang luas sungai yang tidak ada perahu penyeberangannya, karena tidak sampai hati memberitahukan keadaan yang sesungguhnya, sehingga melaporkan bahwa air sungai sudah membeku dan dapat dilalui. Kaisar Kwang Wu mempercayai sepenuhnya laporan dari bawahannya, maka ketika pasukannya tiba di tepi sungai, air sungai telah benar-benar membeku sehingga dapat diseberangi.

Dan juga, pada masa Kaisar Wu Kerajaan Han terdapat seorang Jenderal yang bernama Lie Kwang, yang ketika sedang berburu memanah bongkahan batu yang dikiranya sebagai harimau. Dikatakan, sesungguhnya bongkahan batu itu adalah sangat keras, namun ketika ia memanah dengan keyakinan batu itu sebagai harimau sehingga seluruh bagian panah menembus batu itu.

Dengan demikian, hal-hal di masyarakatpun, hanya dengan berdasarkan icinen kepercayaan yang kuat, "Dapat mengubah sesuatu yang sebelumnya dinyatakan tidak mungkin menjadi mungkin".

Terlebih lagi, kita yang telah menerima dan mempertahankan Gohonzon, tiada doa yang tidak terkabulkan, jika berdasarkan pada icinen mendoakan dengan kuat atas tercapainya kosenrufu, selalu berusaha dan berjuang pasti dapat memperoleh akibat yang tidak akan disesalkan.

Sumber : Parisadha Buddha Dharma Nichiren Syosyu Indonesia



 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.