Artikel/Renungan
Dharma Wacana




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

  PENGERTIAN TENTANG AGAMA


Agama

:

Sesuatu yang mempunyai nilai sakral (kesucian) yang berhubungan langsung umat manusia kepada Tuhan Yang Maha Esa, umat manusia dengan umat manusia dalam menghayati Jalan Ketuhanan Yang Maha Esa (Teologi).

Tradisi

:

Sesuatu yang bersifat lokal atau budaya setempat yang menghubungkan kelompok manusia tersebut.

Kepercayaan

:

Sesuatu yang bersifat keyakinan berdasarkan kekuatan/mistik, tidak mengandung pelajaran Jalan Ketuhanan (Teologi)

Filsafat

:

Sesuatu logika yang berdasarkan pola pemikiran manusia mengenai kehidupan ini atau pandangan hidup.

Sesuai dengan hal tersebut diatas kita dapat mengerti bahwa agama itu berbeda dengan tradisi, kepercayaan dan filsafat.

Karena agama itu sesuatu yang mempunyai nilai sakral yang berhubungan langsung umat manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa, dengan demikian mempuyai tata cara rituil dan ritus yang pasti. Oleh karena itu, dalam agama Buddha tidak ada perbedaan suku dan bangsa, kaya dan miskin, pandai dan bodoh, pria dan wanita, keturunan bangsawan dan rakyat jelata. Melainkan, yang ada adalah umat yang yakin dan menghayati Jalan Ketuhanan Yang Maha Esa (Buddha Dharma).

Dengan demikian, agama tidak sama dengan tradisi yang bersifat lokal dan budaya setempat, akan tetapi didalam agama terdapat tradisi yang mempunyai nilai sakral dan filsafat yang tinggi. Dalam penghayatan Buddha Dharma yang dilakukan oleh umat biasa, sudah pasti tidak terlepas dari pengembangan tradisi dan budaya setempat.

Agama mempunyai kekuatan mistik yang tinggi sekali berdasarkan kekuatan kesucian/kesakralan yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa/Tathagatagarba yang dapat membantu umat manusia bebas dari penderitaan dan menghantarkan umat manusia ke pantai bahagia (Nirvana).

Kepercayaan tidaklah demikian, kepercayaan hanya mengandung kekuatan mistik yang berdasarkan keyakinan yang bisa menolong manusia dari kesulitan sesaat. Tetapi tidak bisa membebaskan penderitaan manusia menuju pantai bahagia.

Begitu pula, filsafat hanya merupakan pandangan hidup mnausia yang berdasarkan logika sudah pasti serba terbatas dan tidak bisa membebaskan manusia secara total menuju Nirvana.

Agama mempunyai pandangan hidup, logika dan filasat yang tinggi selai yang bersumber dari Ketuhanan Yang Maha Esa /Tathagatagarba yang dapat membantu umat manusia menyadari kehdiupan ini dan tujuan akhir umat manusia menuju pnatai bahagia (Nirvana).

Oleh : Bhiksu Dutavira Mahasthavira (Koordinator Dewan Sangha Walubi)

 

 


 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.