|
Trikaya merupakan manifestasi atau mewujudkan dunia yang nyata (Tathata) dari Tathagatagarba. Setiap manusia ada benih Kebuddhaan, juga sekaligus mempunyai benih Trikaya ini. Jika sudah memperoleh kesempurnaan sebagai Buddha, maka Trikaya dari seorang Buddha dapat diwujudkan dengan nyata (Rupa) dan berakhirlah penderitaan manusia tersebut, mencapai Nirvana.
Trikaya disebut juga tiga badan Maha Suci dari Buddha, yang terdiri dari :
|
Dharma-kaya
|
:
|
Badan kesempurnaan seorang Buddha yang dapat melenyapkan Kebodohan.
|
|
Sambhoga-kaya
|
:
|
Sinar kesempurnaan seorang Buddha yang dapat menimbulkan Penerangan Batin atau dapat melenyapkan penderitaan.
|
|
Nirmana-kaya
|
:
|
Badan kesempurnaan seorang Buddha yang dapat menuntun ke Jalan Kesempurnaan.
|
Bagi umat Buddha Mahayana sering sekali Trikaya ini diwujudkan dalam bentuk Pratima/Patung Buddha sebagai objek pemujaan, objek konsentrasi dan rasa bakti.
Perwujudan Trikaya, yaitu :
- Dharma-kaya, diwujudkan sebagai Sakyamuni
- Sambhoga-kaya, diwujudkan sebagai Bhaishajyaguru Buddha
- Nirmana-kaya, diwujudkan sebagai Amitabha Buddha.
Untuk lebih jelas lagi, bagaimana kita dapat mengembangkan benih
Trikaya di dalam diri kita agar kita dapat manunggal, bersatu padu dengan Yang Maha Esa dan tercapainya kebahagiaan abadi. Kutipan kumpulan ceramah Patriarkh Besar ke-6 Acarya Zen/Dhyana/Chan Hui Neng :
Acarya Zen/Dhyana/Chan Hui Neng menjelaskan maksud Trikaya (Tiga badan Maha Suci) dalam pribadi kita :
"Dengan pribadi kita, kita berlindung kepada badan pribadi sempurna Sang Buddha ...... Namo Dharma-kaya Vairochana Buddhaya."
"Dengan pribadi kita, kita berlindung kepada badan penerangan sempurna Sang Buddha ...... Namo Sambhoga-kaya Losana Buddhaya."
"Dengan pribadi kita, kita berlindung kepada badan penjelmaan sempurna Sang Buddha ...... Namo Nirmana-kaya Sakyamuni Buddhaya ..............."
Badan wujud kita ini dapat kita persamakan dengan suatu pondok/rumah tempat meneduh sementara, karena kita tidak dapat mencari perlindungan pada badan wujud ini. hanya didalam pribadi kita, Trikaya dari Sang Bdudha bisa didapatkan dan Trikaya itu memang terdapat didalam setiap manusia.
Namun kesadaran manusia umumnya terbelenggu oleh khayalan/kesesatan yang mengakibatkan ketidaksadaran akan pengertian bahwa Trikaya itu terdapat didalam pribadinya sendiri, dalam pribadi seseorang ada benih-benih Trikaya yang bersemayam di alam kesadaran kedelapan (Alayavijnana), benih-benih Trikaya ini akan membawa kebahagiaan seorang apabila benih-benih ini dirawat dengan sempurna.
Trikaya itu sebenarnya adalah penjelmaan/perwujudan perbuatan pribadi sendiri, maka jelaslah kiranya bahwa Trikaya itu tidak dapat dicari diluar pribadi kita.
Marilah kita kenali Trikaya diri pribadi kita sendiri dan kita akan dapat membina diri kita sehingga tercapainya "Buddha Yang Sejati."
Oleh : Bhiksu Dutavira Mahasthavira (Koordinator Dewan Sangha
Walubi)

|