Sambutan
Gubernur Jawa Tengah
DALAM RANGKA MENYAMBUT HARl RAYA WAISAK 2548/2004
TANGGAL 3 JUNI 2004
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Puji
syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa, saya
menyampaikan ucapak
“Selamat”
memperingati Hari Raya Waisak 2548/2004, kepada seluruh umat
Buddha di Jawa Tengah.
Peringatan
Hari Raya Waisak dengan berbagai rangkaian kegiatan yang
menyertainya, hendaknya didayagunakan dengan sebaik-baiknya
oleh umat Buddha untuk evaluasi serta peningkatan kualitas dan
aktualisasi diri, baik dalam beribadah maupun dalam
mengamalkan dan meneladani ajaran sang Buddha. Terutama
mengenai ajaran tenggang rasa dan cinta kasih kepada sesama.
Ajaran
tersebut hendaknya dijadikan sebagai pendorong memotivasi umat
Buddha Jawa Tengah dalam berupaya memperkokoh kebersamaan,
persaudaraan persatuan dan kesatuan umat Buddha dari berbagai
aliran. Kokohnya persaudaraan berbagai komunitas umat Buddha
menjadi andil yang amat berharga bagi upaya memperkokoh
persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang majemuk dalam
suku, agama, ras, ethnis, budaya dan adat istiadat.
Selain itu
saya juga berharap, agar ajaran tenggang rasa dan cinta kasih
kepada sesama tersebut dapat diaplikasikan dalam perilaku
sehari-hari, baik pada kehidupan keluarga, masyarakat maupun
bangsa.
Semoga Peringatan Hari Raya
Waisak 2548/2004 ini, membawa berkah bagi terwujudnya
kehidupan keluarga, masyarakat dan bangsa yang sejahtera lahir
batin, juga bagi kokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik
Indonesia yang aman, tertib dan damai.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
GUBERNUR JAWA TENGAH
H.
MARDIYANTO
|