Makna Api
Makna Air
Makna Prosesi
Makna Waisak
_______________

• Waisak 2009

• Waisak 2008

• Waisak 2007

• Waisak 2006

• Waisak 2005

• Waisak 2004

• Waisak 2003

• Waisak 2002

• Waisak 2001




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

 

 6 Negara Asean rayakan Waisak 2552 di Borobudur

 

 

ws2007_001
6 Negara ASEAN akan merayakan Waisak 2551/2007
di Candi Agung Borobudur

LANGKAH persiapan akan datangnya Hari Tri Suci Waisak 2551 BE /2007 yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2007 terus dilakukan dengan berbagai pertemuan, baik di tingkat Organisasi Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) yang berpusat di Jakarta. Juga di Kantor Kementerian Budaya & Parawisata yang letaknya tidak jauh dengan Istana Negara Jakarta.

Pertemuan dilakukan pada 4 April 2007 bertempat di Gedung Dirjen Budaya & Parawisata Sapta Nirwandar, Ketua Umum DPP WALUBI Ibu Dra.S.Hartati Murdaya, Bapak Murdaya Widyawimarta (anggota DPR-RI), Direktur Kesenian Ditjen NBSF, Catherine Keng dari Metro TV, dari Pihak Maskapai Penerbangan Indonesia, Nies Anggraeni Ka Biro KSLN, pihak Kementrian Infokom, dll

Dalam rapat koordinasi perayaan Waisak 2551 ini, Sapta Nirwandar mengharapkan dapat menemukan sinyalemen baru, berupa sumbangsih dukungan dimana Indonesia dapat mempersatukan enam Negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Thailand, Kambodja, Laos, Myanmar dan Vietnam.

Dari ke-enam Negara ASEAN dapat bersama merayakan Waisak di Candi Agung Borobudur Jawa Tengah, dengan membawa corak khas budaya dari Negara masing-masing dalam satu Buddha. Mereka berpadu memeriahkan dharmasanti perayaan Waisak pada 01 Juni 2007 di Pelataran Zona II Candi Agung Borobudur yang akan dihadiri Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sementara Ibu Murdaya mewakili Umat Buddha Indonesia, mengatakan selain Candi Agung Borobudur menjadi agenda penting sebagai Candi kebanggaan umat Buddha Indonesia yang setiap tahunnya dilakukan ritual perayaan Tri Suci Waisak.Namun pada kali ini Ibu Ketua Umum DPP WALUBI kepada forum menjelaskan “ tidak saja Candi Agung Borobudur dijadikan sebagai momen kegiatan Waisak, tetapi pada rangkaian Waisak, satu hari sebelumnya juga ada prosesi pengambilan Air di Umbul Jumprit dan Api di Mrapen yang disakralkan oleh para Bhikkhu/Bhiksu dan para rohaniawan dilakukan pada tempat yang berbeda” ujarnya.

Ditambahkan Ibu Hartati Murdaya, Tri Suci Waisak 2551/2007 mengambil tema sesuai kondisi sekarang ini. Umat Buddha didalam WALUBI dengan koordinasi 12 Majelis telah mengusung tema Waisak 2551BE / 2007 sebagai berikut: Dengan Semangat Pengamalan Dharma Sang Buddha, Mari Kita Tingkatkan Toleransi Beragama Untuk Perdamaian Dunia. (Sub Tema) Selamatkan Bumi Ini Dari Kerusakan Dengan Meningkatkan Penghayatan Dharma Sang Buddha Demi Pelestarian Lingkungan Hidup ”.

Pengambilan Air dan Api dalam paket rangkaian perayaan Tri Suci Waisak merupakan peninggalan kulturasi sejarah tidak dapat dipisahkan dengan sebuah monumen yang tegar bertengger yang menjadi pusat kejayaan nenek moyang kita dan bagian yang mewakilkan Indonesia dalam budaya bangsa diakui dunia. (tt)

002 003
 

 

 

Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.