|
PEMBIMAS Buddha Provinsi Banten, Parwadi S.Ag mengemukakan karena Walubi setingkat dengan MUI, KWI, PGI dan PHDI, maka sangat pentingnya hubungan berkomunikasi antara umat Buddha dengan lembaga terkait. "Walubi sebagai wadah umat Buddha memiliki prinsip non intervensi, ini sudah sepantasnya pemerintah duduk berdampingan dengan Walubi dalam koridor pengembangan ajaran Buddha Dharma di Indonesia", kata Parwadi dijumpai saat acara pelantikan pengurus baru Wanita Walubi Provinsi Banten, hari Rabu 2/7/03 pukul 15:00 sore di Vihara Vimala Kirti (NSI) Jalan Imam Bonjol-Tangerang.
Sedangkan Ibu Abhayahema K. (Ketua Umum DPP Wanita Walubi) pada saat melantik pengurus baru DPD Wanita Walubi Provinsi Banten, mengungkap bahwa sorga ada di bawah telapak kaki ibu, mari kita jaga martabat perempuan sebagai ibu bangsa dan selamatkan generasi muda dengan memberi pelayanan melalui pendidikan agama yang baik.
Wanita Walubi yang mempunyai program Dharma Agama dan Dharma Negara. Dalam Dharma Agama, salah satunya telah bekerjasama dengan pihak kementerian pemberdayaan perempuan dan lembaga organisasi wanita keagamaan di Jakarta, intinya menolak pornografi dan pornoaksi, sedangkan Dharma Negara yang pernah dilaksanakan Wanita Walubi adalah kegiatan sosial seperti pemberian sembako di daerah-daerah rawan sosial: contohnya di Tangerang, Desa Mauk, Kapuk Muara dll.
Wanita Walubi senantiasa mengembangkan visinya yaitu cinta kasih dan kasih sayang khususnya terhadap perempuan. Disamping konsisten berupaya mendampingi perempuan lanjut usia (lansia) yang berdasarkan rasa kemanusiaan, hidup damai sejahtera, sampai di hari tua. Disamping itu Wanita Walubi banyak mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Departemen peranan wanita dalam hal yang berhubungan dengan moralitas.
Ketua Umum DPP Wanita Walubi dalam mengakhiri sambutannya, mengharapkan Ketua terpilih DPD Wanita Walubi Provinsi Banten. Dapat bekerja sama dengan Majelis-majelis kaum perempuan Buddhis di Propinsi Banten serta organisasi-organisasi keagamaan lainnya.
Susunan Personalia Dewan Pengurus Daerah Tingkat I Wanita Perwakilan Umat Buddha Indonesia Propinsi Banten, masa bhakti tahun 2003-2006. Ketua Meylita, Wakil Ketua Pang Eng Nio, Bendahara Malika Puphawati, Sekretaris Memei, Seksi Sosial Anna dan Seksi Humas Tislawati dan dibantu seksi-seksi lainnya.
By : TOTO
|