Jalinan Persaudaraan Di Bawah Getaran Keindahan Kumandang Sutta, Sutra Dan Lagu-Lagu Buddhis
Dibawah alunan suara lagu-lagu Buddhis yang merdu, dan getaran keindahan suara dalam pembacaan sutta dan sutra, ratusan anak-anak, remaja dan pemuda Buddhis DKI Jakarta begitu antusias mengikuti Festival Seni dan Baca Kitab Suci Agama Buddha Tingkat Propinsi DKI Jakarta 2002. Festival yang untuk pertama kalinya menggabungkan lomba baca kitab suci dan seni itu berlangsung di gedung Sasana Krida, GOR Pluit, Jakarta Utara, 3 Nopember 2002, meliputi : lomba baca kitab suci Dhammapada, lomba pembacaan Sutra, Vocal Group dan Pop Singer.
Selain itu, festival ini pun memiliki catatan tersendiri, yakni untuk pertama kalinya diperlombakan pembacaan Sutra Mahayana. Meskipun baru diikuti oleh sepuluh regu, disertakanya lomba Sutra ini telah menunjukkan adanya pemahaman yang terpadu terhadap keutuhan ajaran Sang Buddha, sehingga festival pun dapat diikuti dan didukung oleh segenap unsur masyarakat Buddhis di DKI Jakarta. Tidak dipungkiri juga bahwa justru melalui festival baca Sutta dan Sutra, serta Seni yang menyertakan lagu-lagu Buddhis dalam lomba Vocal Group maupun Pop Singer itulah jalinan rasa persaudaraan dan kebersamaan sesama umat Buddha akan tertanam sejak dini.
Lebih jauh dari itu, terselenggaranya festival ditengah keadaan bangsa dan negara yang masih dilanda krisis ini sungguh mengandung arti yang sangat penting. Pernyataan itu terungkap dalam sambutan Kepala Kanwil Departemen Agama Propinsi DKI Jakarta yang dibacakan oleh Pembimas Buddha, Bapak Drs. Supriyadi. Dikatakan bahwa festival memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan keagamaan Buddha di Wilayah DKI Jakarta didalam memupuk rasa kecintaan terhadap Kitab Suci, untuk selanjutnya dihayati dan diamalkan sebagai tuntunan dan pedoman, baik dalam kehidupan pribadi, masyarakat maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lomba Baca Sutra yang mengetengahkan Prajna Paramita Hrdya Sutra diikuti oleh tingkat anak-anak, remaja dan dewasa. Dari ke sepuluh regu yang mencakup semua tingkat itu, terpilih tiga regu sebagai pemenang. Pemenang I Sekolah Dharma Suci, pemenang II SMUN 2 Jakarta dan pemenang III SMK Dharma Budhi Bhakti. Lomba Vokal Group Lagu-lagu Buddhis yang diikuti oleh empat regu, untuk juara I tidak ada, Juara II SMU Dhammasavana, dan Juara III STAB Nalanda. Pemenang Lomba Pop Singer, Juara I Yanni dari Sila Paramita, Juara II Sendi dari Vihara Saddhaphala, dan Juara III Yopi dari SLTP Amiyatus.
Sedangkan dalam Lomba Baca Kitab Suci Dhammapada, untuk tingkat anak-anak, pemenangnya adalah : Juara I Vihara Buddha Sasana, Juara II Vihara Dhammacakka Jaya, dan juara III SDS Tri Ratna. Sedangkan Pemenang Tingkat Remaja : Juara I Vihara Dhammacakka Jaya, Juara II Vihara Dhammacakka Jaya, dan juara III Sekolah Dharma Buddhis Bhakti, Pemenang Tingkat Dewasa: Juara I STAB Nalanda, Juara II Universitas Bina Nusantara, dan Juara III Vihara Dhammacakka Jaya.(JB56).*
Sumber : Majelis Agama Buddha Tantrayana Satya Buddha Indonesia
Edisi Khusus Akhir Tahun - Bulanan CEN FO Indonesia - DESEMBER 2002 & JANUARI 2003