WARTA WALUBI

Tahun 2012
Tahun 2011
Tahun 2010
Tahun 2009
Tahun 2008
Tahun 2007

Tahun 2006
Tahun 2005
Tahun 2004
Tahun 2003
Tahun 2002


WARTA MAJELIS
Tahun 2003
Tahun 2002




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

  Eksistensi Madha Tantri dalam Lomba Festival Tripitaka th. 2003 di Batam


MEWAKILI Provinsi DKI Jaya, Remaja Vihara Dharma Hastabrata Jakarta berhasil meraih Juara III untuk pertama kalinya dalam Festival Seni dan Baca Kitab Suci Tripitaka/Tipitaka Tingkat Nasional kelima , selain itu remaja Budhis Tantrayana Satya Buddha Sumatera Utara juga berhasil meraih Juara II . Festival yang diselenggarakan di Batam-Riau pada tanggal 5-8 Juli 2003 diikuti oleh 24 Provinsi dan 4 jenis perlombaan yaitu Sutta/Sutra, Cerdas cermat, Paduan Suara dan Dhammapada.

Akhirnya , yang berhasil meraih Juara Umum adalah dari kontingen Provinsi Banten. Festival yang dibuka oleh Menteri Agama RI, Said Agil Al Munawar telah memiliki makna tersendiri bagi eksistensi aliran Buddha Tantrayana Satya Buddha yang mempercayai aliran sutra-sutra atau mantra-mantra suci. Disini, tiada mengira Madha Tantri Provinsi Jawa Tengah berhasil memboyong hadiah merebut Juara I pada Lomba Baca Sutra/Mantra untuk kategori dewasa, serta Juara Harapan I untuk Lomba Paduan Suara.

Lomba Baca Sutra /Mantra tersebut diikuti oleh 9 peserta tingkat remaja dan 10 peserta tingkat dewasa yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia dari tiga majelis agama Buddha, yaitu Majabumi, Cenfocong Kasogatan dan Madha Tantri. Sedangkan Sutra/Mantra yang di perlombakan adalah Prajnaparamita Hrdya Sutra atau Po Re Po Lo Mi Tuo Sin Cing sebagai naskah wajib dan pilihan nya adalah Maha Karuna, Gatha Pendupaan, I Sin Kui Ming, Sataksara dan Gatha Suci Satya Buddha yang merupakan pilihan yang dibawakan peserta dari Madha Tantri.

Eksistensi Madha Tantri

Partisipasi umat Buddha Madha Tantri dari berbagai Provinsi seperti DKI Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Tengah, dalam Festival Lomba Seni dan Baca Kitab Suci tingkat Nasional V tahun 2003 di Batam " ini untuk pertama kalinya, merupakan suatu fenomena tersendiri.bagi Madha Tantri "kata KetuaUmum DPP Madha Tantri, Susan Kumala BE. Ditambahkan 'mengenai gelar Juara yang disandang memang sudah pantas, tetapi bukanlah yang utama bagi Madha Tantri". Susan Kumala dalam festival lomba ini berusaha untuk memupuk rasa kebersamaan, toleransi antar sesama saudara sedharma.

Kesertaan Madha Tantri pada festival ini adalah hasil maksimal yang cukup menggairah kan, bahkan banyak pujian datang menerpa, membuat kebanggaan Madha Tantri tampil lebih percaya diri, sehingga meraih sukses gemilang, selama empat hari berturut-turut berakhir dalam kejayaan, walau tantangan, hambatan datang menghadang.

By : TOTO



 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.