|
MENTERI Agama RI, Prof. Dr. Said Agil Husein Al Munawar MA mengajak umat Buddha untuk bersama sama berdoa memohon berkah dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Esa, Tiratana, agar dijauhkan dari kehancuran serta diberikan keselamatan lahir batin.
"Dengan selalu memanjatkan doa, membuat diri kita mampu berfikir, berucap bertindak secara benar. Berdoa adalah upaya membangun diri sendiri, membentengi diri dari tindakan jahat atau melukai orang lain. Karena dengan terhindar dari perbuatan jahat akan dapat tercipta suasana yang aman, tentram, sejahtera dan damai lahir batin" kata Menteri Agama RI, pada perayaan Waisak 2547 di Candi Agung Borobudur, Kamis 15/5 malam. Berkaitan dengan hal itu, setiap umat Buddha merayakan Waisak akan selalu diikuti dengan puja bhakti, yaitu merenungkan kembali perjuangan manusia besar Sidharta Gotama yang telah menemukan kebenaran demi kebahagiaan semua makhluk.
Dalam sambutannya, Menteri juga mengajak umat Buddha untuk bersama-sama bahu membahu dengan umat lainnya meningkatkan iman dan membentengi diri dengan moral dan spiritual agama yang diimplementasikan pada pikiran, ucapan dan tindakan sehari-hari.
Untuk membentengi diri dari tindakan amoral, harus mengamalkan dhamma yang dapat melindungi dunia dari kehancuran. Seperti memiliki "Hiri" yaitu rasa tahu malu terhadap diri sendiri untuk tidak berbuat jahat yang dilakukannya. Dan juga "Ottapa" yaitu rasa takut terhadap akibat perbuatan jahat yang dilakukannya."Dengan bersemayam pada Hiri dan Ottapa, niscaya akan mendapat ketenangan dan kedamaian hidup, jauh dari segala perbuatan jahat atau anarkis," kata Said Agil.
Bernas - Sabtu 17 Mei 2003
|