|
Jumat (16/5) malam lalu suasana di halaman Candi Borobudur berbeda dengan biasanya. Kalau pada hari-hari biasa halaman sekitar bangunan candi yang berusia ratusan tahun tersebut sangat lengang dan gelap, namun Jumat malam lalu lain. Puluhan biksu dan tokoh Agama Buddha dari berbagai Sangha serta puluhan umat Budha, mengelilingi Candi Borobudur 3 kali sambi membawa lilin.
Malam itu memang sengaja digelar kegiatan acara khusus dan tidak banyak orang mengetahuinya. Meski demikian, diantara peserta acara "Renungan Malam Dengan 1.000 Lilin" tersebut juga terlihat Ketua Umum Walubi Dra. Siti Hartati Murdaya dan suami. Sejumlah wisatawan asing pun ikut mengelilingi Candi Borobudur sambil membawa lilin, meski hanya mampu 2 kali putara. Usai berkeliling Candi Borobudur atau pradagsina, lilin-lilin atau penerang yang mereka bawa diletakkan dibebatuan pembatas jalan yang ada dihalaman Candi Borobudur, sehingga suasana malam itu benar-benar indah. Malam itu Candi Borobudur memang terlihat lain.
Sekitar pukul 19.30, puiluhan tokoh dan rohaniawan Agama Budha sudah berkumpul di lapangan zona 2 Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB). Satu per satu lilin yang mereka bawa dinyalakan, bahkan ada juga yang diletakkan pada bibir beberapa jalan besar rati tanah yang ada di depan panggung altar utama.
Kedaulatan Rakyat
|