WARTA WALUBI

Tahun 2012
Tahun 2011
Tahun 2010
Tahun 2009
Tahun 2008
Tahun 2007

Tahun 2006
Tahun 2005
Tahun 2004
Tahun 2003
Tahun 2002


WARTA MAJELIS
Tahun 2003
Tahun 2002




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

  Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia
Click gambar untuk memperbesar / Click on the picture to enlarge


Usai sudah acara syukuran peringatan HUT ke 38 NSI yang dilaksanakan pada tanggal 25-27 Oktober 2002 dengan mengambil tempat di kompleks Vihara Sadaparibhuta Megamendung. Masih terlintas di dalam acara-acara yang disuguhkan oleh panitia dari awal hingga akhir, kenangan manis atau pahit berbaur menjadi satu. Seluruh peserta yang berjumlah kurang lebih 750 peserta telah membuat acara ini begitu meriah dan penuh makna yang mendalam. Tema untuk syukuran HUT ke-38 NSI ini adalah "Dengan landasan Buddha Dharma, Ciptakan kehidupan pribadi, keluarga serta Masyarakat Yang Bahagia sejahtera".


Suasana Pertemuan di Kensyu HUT ke-38 NSI.

Peserta Kensyu mendengarkan cerita riwayat hidup Ibu Upi Tuti Sundari.

Penetapan hari jadi Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia tanggal 28 Oktober yang dikaitkan dengan Hari Sumpah Pemuda bukanlah tanpa alasan. Justru melalui peringatan hari bersejarah itulah kita kembali mengadakan pemikiran ulang intropeksi dan mawas diri untuk mengukur sudah sejauh manakah sumbangsih yang telah kita berikan bagi bangsa, negara, masyarakat dan agama. makna 28 Oktober sebagai hari Sumpah Pemuda, disaat bangsa Indonesia menyatakan ikrarnya untuk bertanah air satu tanah air indonesia, berbangsa satu bangsa indonesia dan menjunjung bahasa persatuan bahasa indonesia, merupakan modal awal bagi bangsa kita. Pengalaman sejarah telah membuktikan bahwa persatuan dan kesatuan bangsa merupakan kesadaran tertinggi para pahlawan kita, karena dengan semangat itulah kemudian bangsa indonesia mampu menjadi bangsa yang merdeka.


Ibu Upi Tuti Sundari beserta tamu undangan pada acara Sarasehan di kensyu HUT NSI.

Ketua Umum NSI, Bpk.Suhadi Sendjaja memberikan kata sambutan HUT NSI ke-38.

Sehingga sudah sepatutnya umat NSI mensyukuri bahwa memasuki usianya yang ke-38 Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia dengan tetap berpegang teguh kepada Prasetya Dharma Niciren Syosyu Indonesia masih tetap konsisten di dalam mewujudkan rasa cinta tanah air sebagai suatu sikap yang mutlak dalam rangka meningkatkan dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.


DPP Pusat, Penasehat dan Pimpinan Wilayah bersama menyanyikan lagu Happy Birthday.

Ayoo... Tiup Lilinnya.

Karena kini diusia yang ke-38 Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia semakin matang dan semakin dewasa. Dan yang lebih nyata adalah bahwa umat NSI sampai saat ini semakin meningkatkan hati kepercayaan kepada Gohonzon dari Sandaihiho, umat NSI telah menunjukkan sikap konsisten dan konsekwen pada pelaksanaannya karena upaya-upaya sementara orang untuk mengkhianati Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia tidak dapat membuat goyah kesetiaan dan keyakinan umat NSI terhadap Gohonzon dari Sandaihiho.


Terus Satu Hari dalam menjalankan Tugas.

Terima kasih pak... Semoga NSI tetap jaya selalu.

Berbagai acara digelar, diantaranya adalah Festival Tari Nusantara, Bazaar dan acara-acara yang lain yang dirancang agar kensyu kali ini dapat membawa kesan yang mendalam bagi umat NSI dan juga agar umat bisa lebih meningkatkan hati kepercayaan pada Gohonzon. Di hari pertama umat NSI diajak untuk mendengarkan kata-kata Buddha lewat gosyo surat kepada Ikegami bersaudara dengan ibu Irawati sebagai penceramah. Lewat gosyo ini Buddha Niciren Daisyonin dengan tegas menjelaskan bahwa budi bakti yang sebenarnya adalah bagaimana kita menjalankan kepercayaan kepada Nammyohorengekyodengan dasar tujuan adalah untuk mencapai kesadaran Buddha atau mencapai kebahagiaan mutlak. Selain itu dijelaskan juga tentang pentingnya kesatuan hati dalam menjalankan syinjin. Setelah hampir dua jam umat NSI mendengarkan kata-kata Buddha, mereka diajak menonton film tentang kilas balik NSI selama 38 tahun ini.


Peragawati NSI menunjukkan kebolehannya

Seluruh pimpinan dan anggota NSI bersama menyaksikan malam kesenian

Sekitar pukul 22.00 setelah selesai menyaksikan kilas balik, para peserta berbondong-bondong menuju panggung amerta untuk menyaksikan festival tari nusantara ke-5.

 

 

Sumber : Samantabadra Nov'02


 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.