WARTA WALUBI


WARTA MAJELIS




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

  HARI RAYA WAISAK (Mei 2002)
Click gambar untuk memperbesar / Click on the picture to enlarge

Hari Raya Tri Suci Waisak merupakan hari raya terbesar Agama Buddha, dimana memperingati tiga peristiwa penting, yakni kelahiran Sidharta, pencapaian penerangan sempurna oleh petapa Gautama dan Parinibanna-Nya Sang Buddha. Sejak saat itu pula kita kembali diingatkan pada semangat yang terkandung dalam tiga peristiwa Suci Waisak yaitu semangat akan kehadiran nilai-nilai kemanusiaan yang universal adalah jati diri setiap manusia yaitu membantu meringankan penderitaan dan memberikan kebahagiaan kepada sesama makhluk hidup (maitri karuna) dan selalu mewujudkan kesadaran melalui usaha menyelamatkan umat manusia.

Sejak Hari Raya Waisak disyahkan sebagai Hari Raya Nasional pada tahun 1983, sejak saat itu hingga sekarang umat Buddha di Indonesia bisa dengan bebas dan terbuka mengadakan kegiatan dalam meperingati Hari Waisak dan Candi Borobudur dijadikan tempat pusat kegiatan. Umat NSI yang merupakan bagian dari umat Buddha di Indonesia ikut berpartisipasi dalam mengibarkan bendera Buddhsime dengan mengikuti berbagai mata acara di Candi Borobudur bersama-sama dengan ribuan umat Buddha dari Majelis-majelis seagama Buddha yang lain, dengan mengikuti prosesi dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur untuk kemudian melaksanakan Dokyo Syodai di altar yang telah didirikan di pelataran Candi Borobudur yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP NSI, Bapak Suhadi Sendjaja.

Walaupun tidak semua umat NSI mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Candi borobudur, umat NSI dalam memperingati Hari Wasiak 2546 tahun 2002 ini tetap melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Hari Raya Waisak di Vihara atau Cetya masing-masing, ada yang merupakan Hari Waisak dengan melaksanakan Dokyo Syodai pada malam hari menjelang Hari Waisak, ada juga yang melaksanakan Dokyo Syodai pada pagi harinya, tetapi walaupun umat NSI yang tidak bisa mengikuti kegiatan di Candi Borobudur dan hanya bisa mengikuti atau merupakan hari Waisak di daerah atau wilayahnya tapi tetap tulus dan khidmat.


Suasana Waisak di Daerah Borobudur

 
Suasana Waisak di Daerah Borobudur

Suasana Waisak di Daerah Borobudur

 
Suasana Waisak di Daerah DKI Jakarta

Suasana Waisak di Daerah Pangkal Pinang

 
Suasana Waisak di Daerah Surabaya

Suasana Waisak di Daerah Surabaya

 
Suasana Waisak di Daerah Lampung

Suasana Waisak di Daerah Lampung

 
Suasana Waisak di Daerah Muncul

Suasana Waisak di Daerah Bogor

   



Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.