WARTA WALUBI

Tahun 2012
Tahun 2011
Tahun 2010
Tahun 2009
Tahun 2008
Tahun 2007

Tahun 2006
Tahun 2005
Tahun 2004
Tahun 2003
Tahun 2002


WARTA MAJELIS
Tahun 2003
Tahun 2002




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

  HUT KE LIMA VIHARA VIMALAKIRTI BOGOR (13 Desember 2001)
Click gambar untuk memperbesar / Click on the picture to enlarge

Lima tahun sudah vihara vimalakirti bogor berdiri dan selama lima tahun ini pula vihara vimalakirti bogor menjalankan tugasnya sebagai sarana atau wadah, dimana umat bersatu untuk mempelajari dan mendalami kata-kata Buddha. Tepatnya tanggal 13 desember 2001 yang lalu umat NSI daerah bogor merayakan hut ke 5 Vihara Vimalakirti bogor. Selain dihadiri oleh umat NSI daerah Bogor mulai oma opa hingga generasi muda, ketua Umum DPP NSI juga turut menghadiri acara ini. Sebagai titik awal Vihara Vimalakirti memasuki hari yang baru, acara diawali dengan gongyo sore bersama yang dipimpin oleh Bapak Amir, selesai gongyo sore sambil menunggu kedatangan Bapak Oking Darmawan selaku Ketua daerah Bogor untuk memberikan kata sambutan, acara dilanjutkan dengan kesan dan pesan umat NSI daerah Bogor selama berdirinya Vihara Vimalakirti Bogor.

Selesai makan malam acara kembali dilanjutkan dengan kata sambutan dari ketua daerah bogor, Bapak Oking Darmawan yang merasa berterima kasih kepada seluruh umat NSI khususnya umat daerah bogor dan juga beliau berpesan semoga bisa bersatu hati dalam menjalankan hati kepercayaan selain itu Ketua Umum NSI, Bapak Suhadi Sendjaja juga memberikan sedikit kata sambutan tentang sejarah berdirinya Vihara Vimalakirti Bogor. Perayaan Hut ke-5 Vihara Vimalakirti Bogor juga dimeriahkan oleh tarian dari generasi muda Bogor dan juga tidak ketinggalan poco-poco yang dibawakan oleh umat NSI daerah Bogor, dan acara ditutup dengan membagikan kue ulang tahun, dengan wajah ceria dan berseri-seri disertai semangat persatuan hati yang bulat dan utuh untuk menyongsong hari jadinya Vihara Vimalakirti Bogor tercinta " Ibu sebagai pengayom dan pemersatu keluarga ", itulah tema dari kensyu memperingati hari ibu yang diadakan pada tanggal 22-23 Desember 2001 di Megamendung yang juga bertepatan dengan kensyu gosyo umum. Karena dibarengi dengan kensyu hari ibu, maka kensyu gosyo agak sedikit berbeda dari yang biasa diadakan setiap bulannya. Pada kensyu kali ini acara dimulai pukul 13.00 Wib diawali dengan gongyo sore, dan seperti biasa selesai gongyo acara dilanjutkan dengan pembabaran gosyo yang membahas tentang "Surat Musyimoci " dengan Dharmaduta Ibu Achen dan dilanjutkan dengan pengarahan dari Ketua Umum DPP NSI Bapak Suhadi Sendjaja. Selesai pembabaran gosyo, para peserta kensyu mendengarkan pengarahan dari ibu Hermin Rosita dari badan pengendalian Dampak Lingkungan. Dalam kesempatan itu Ibu Hermin Rosita menjelaskan tentang bahaya sampah bagi kehidupan kita, sampah yang tidak ditangani dengan benar dapat menjadi racun bagi manusia, karena sampah banyak mengandung bakteri-bakteri yang bisa membuat diare. Cara yang paling mudah agar kita terhindar dari kuman penyakit karena sampah adalah dengan membuat kompos, dengan memisahkan sampah kering dan sampah basah, sampah basah dapat didaur ulang oleh lingkungan dengan cara menimbunnya didalam tanah, itulah yang dinamakan kompos. Dampak dari sampah adalah adanya polusi udara dengan polusi lingkungan, polusi udara dapat membuat IQ seorang anak menurun, ini bisa dibuktikan antara anak yang tinggal di desa dengan anak yang tinggal di kota. IQ anak yang tinggal di desa lebih baik daripada IQ anak yang tinggal di kota. Ibu Hermin Rosita juga menjelaskan bahayanya membakar plastik karena plastik mengandung racun, plastik tidak mengandung racun apabila dibakar sempurna, plastik dapat dibakar sempurna dengan suhu diatas 1500 derajat.

Pada malam harinya diadakan malam kesenian dalam merayakan hari ibu yang dimeriahkan oleh Generasi Muda NSI dan adanya lomba poco-poco, yang diikuti oleh oma opa yang dengan penuh semangat menari poco-poco, juga dimeriahkan oleh adik Marcella dengan suara merdunya menyanyikan lagu mama, Mother how are yau today dan ayah, di penghujung acara juga diberikan tanda terima kasih kepada para peserta atau pendukung malam kesenian, semoga dengan hari ibu, ibu dapat menjadi pengayom dan pemersatu keluarga yang sesunguhnya. Selamat Hari Ibu.

 


Ketua Umum DPP NSI beserta Pimpinan daerah Bogor memotong kue ulang tahun

 
Umat NSI Bogor Gongyo sore bersama

Tarian Kresi Baru dari generasi muda Bogor

   


 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.