|
Tanggal 28 April 2002 merupakan hari bersejarah bagi seluruh umat Niciren Syosyu di dunia, karena tanggal tersebut dimulainya penyebarluasan Hukum Nammyohorengekyo oleh Buddha Niciren Daisyonin dan pada tanggal tersebut juga sangat berarti bagi umat daerah Fajar dan sekitarnya atau Rayon V karena tanggal tersebut diresmikannya Cetya Fajar.
Tanggal 28 April 2002 yang lalu Cetya Fajar merayakan ulang tahunnya yang ke-12, acara yang dilaksanakan cukup sederhana itu tetapi tidak mengurangi rasa bahagia umat daerah Fajar dan sekitarnya. Salah satu sarana penyebarluasan Hukum Nammyohorengekyo adalah Kokudo yaitu Cetya Fajar yang diresmikan pada tanggal 28 April 1990, karena latar belakang tersebut sebagai umat ingin mengadakan Hut Cetya Fajar untuk selalu dapat mengingatkan tujuan dari pendirian Cetya ini demi Kosenrufu dan senantiasa meningkatkan hati kepercayaan kepada Hukum Nammyohorengekyo. Maksud dan tujuan diadakannya Hut Cetya Fajar adalah :
- Meningkatkan rasa kekeluargaan umat NSI.
- Membekali landasan mental spiritual dan idealisme dengan ajaran Buddha Niciren Daisyonin.
Acara yang dimulai pukul 18.00 WIB diawali dengan gongyo bersama yang dipimpin oleh ketua Rayon V yaitu Bapak Johan Hartono. Acara tersebut dihadiri oleh DPP dan DPD serta para undangan pun hadir untuk memeriahkan acara Hut ke-12 Cetya Fajar. Di ulang tahunnya yang ke-12 Cetya Fajar mengambil tema: "Kepercayaan yang tulus adalah pertapaan yang sesuai dengan ajaran Sang Buddha" dari tema tersebut ditegaskan bahwa seluruh umat Niciren Syosyu Indonesia harus meningkatkan dan menjalankan hati kepercayaan yang mantap berdasarkan ajaran Buddha Niciren Daisyonin. Acara malam kesenian menjadi acara yang paling seru dan diminati oleh umat. Malam kesenian yang diadakan oleh Bapak, Ibu dan generasi muda Rayon V dan mengadakan peningkatan Itai Dosyin antar sesama umat.

Suasana Peringatan HUT Cetya Fajar
|
|

Suasana Peringatan HUT Cetya Fajar
|
|