Click gambar untuk memperbesar / Click on the picture to enlarge
Minggu 5 Mei 2002 tepatnya pukul 10.00 WIB umat Buddha Lampung berkumpul di Taman Makam Pahlawan Kedaton untuk melaksanakan karya bakti dan penaburan bunga di Makam Pahlawan yang diikuti oleh delapan Majelis Walubi lampung. Pada hari yang sama, pukul 14.00 WIB., di Vihara Vimalakirti Lampung kedatangan Generasi Muda dari delapan Majelis Agama Buddha untuk latihan vokal bersama dalam menyambut Waisak bersama. Waisak kali ini agak berbeda dengan Hari Raya Waisak sebelumnya, karena kali ini tidak ada Ushitora Gongyo dan tidak ada Kesenian, kami hanya mengadakan acara makan siang bersama, acara inipun menambah rasa kekeluargaan yang begitu hangat dan bahagia di Hari Raya Waisak.
Tanggal 9 Juni 2002 di Gedung Graha Prahita Marcopolo umat Buddha Lampung berkumpul kembali dalam acara Dharmasanti Waisak yang dihadiri oleh umat Buddha berbagai Majelis di Lampung dan dihadiri pula oleh Gubernur Lampung Bapak Oemarsono dan tokoh-tokoh agama di Bandar Lampung.
Acara Barongsai yang kemudian diikuti dengan tari naga, tari dan lagu dari 8 Majelis Agama Buddha Lampung ditambah satu Kelompok Kerja Guru (KKG) agama Buddha di Lampung. Dari NSI Lampung mengeluarkan dua kesenian, satu tari Bendana dan paduan suara ibu-ibu dan pemudi. Acara Waisak pun cukup kompak dalam menyukseskan acara ini. Pada Hari Raya Waisak inipun dibagikan piagam penghargaan dari Dirjen Bimas Hindu dan Buddha Departemen Agama RI kepada orang-orang yang dinilai telah mengabdikan dirinya pada agama Buddha lebih dari 15 tahun, dimana salah satunya adalah bapak Suryadi, Ketua NSI Wilayah Lampung. Demikian rangkaian Waisak bersama yang telah dilaksanakan oleh umat NSI Lampung.
|