
|
|
Drama musikal Galerry of Kisses produksi Eksotika Karmavibhangga Indonesia Dance Company kepunyaan Aiko Senosoenoto (Ketua Umum/Yayasan Pandita Sabha Buddha Dharma Indonesia) anggota dari WALUBI yang merangkap Produser Eksekutif.
|
Pada tanggal 12 sampai 14 September 2002, telah menyelenggarakan pagelarannya yang bertajuk Galerry of Kisses My Words, My Song, My Dance selama tiga hari di Graha Bhakti Budaya. Banyak artis terlibat dalam mendukung pada acara ini, seperti : Rudy Wowor, Nico Siahaan, Farhan, Sita (RSD Trio), Indra Savera, Syaharani, Joice Lie (Malaysia), Paul Saliba (Naisda-Australia), Henrietta (Folkwang Tanzstudio-German), dan Sujiwo Tejo(Composer). .
Para penari latar diperkuat dari generasi muda PSBDI yang dididik cukup apik dan luwes dalam seni berteater yang disutradarai/Koreografer, Rusdy Rukmarata.
Ungkapan narasi yang dibungkus rapih antara musik, nyanyian dan tari dalam analisa sederhana tetapi bermakna. Yaitu tantangan yang luar biasa bagi bangsa kita untuk mengejar ketertinggalan di dalam berbagai bidang. Alur cerita, kita dibawa arus ke politik, ekonomi, masalah sosial dan tatanan nilai susila yang seakan akan makin rumit dan di buatnya sesak. Disini muncul sebuah eksplorasi arti dari sebuah perwujudan cinta dan kasih sayang. Seorang yang sukses walaupun dilingkupi harta kekayaan, kemasyuran, kekuasaan, namun nurani manusia tetap sunyi dan semua menjadi semu, karena cinta dalam keluarga, terlupakan. Kemasan cerita ini sangat umum dan sering terjadi di kota-kota besar, misalnya di Jakarta.
|