WARTA WALUBI

Tahun 2012
Tahun 2011
Tahun 2010
Tahun 2009
Tahun 2008
Tahun 2007

Tahun 2006
Tahun 2005
Tahun 2004
Tahun 2003
Tahun 2002


WARTA MAJELIS
Tahun 2003
Tahun 2002




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

  BISMA : Seruan Moral Perdamaian
Click gambar untuk memperbesar / Click on the picture to enlarge

Badan Interaksi Sosial Masyarakat (BISMA) sebagai gerakan sosial masyarakat dengan latar belakang agama. BISMA Wadah yang menghimpun para pimpinan enam lembaga agama-agama yang ada di Indonesia terdiri para cendikiawan, budayawan, tokoh dan pemuka/eksponen lintas agama; dari Buddha, Islam, Hindu, Katholik, Kristen dan Kong Hu Cu.

Pada tangal 25 Pebruari 2003 di Jakarta, telah memberi pernyataan sikap bersama tentang seruan moral perdamaian. Karena maraknya gerakan pro dan anti pemerintah semakin kencang bergulir dilakukan para kelompok demonstran, terkadang melebihi batas rambu-rambu, sehingga memunculkan perseteruan. Ibu Hartati Murdaya (Ketua Umum Walubi) mengatakan ” wawasan kebangsaan sudah semakin menipis dari kenyataan yang dihadapi saat ini, sekarang terlihat ancaman kesemua sendi sektor kehidupan”.

Para pimpinan agama ini memberi seruan moral, mengingatkan agar seluruh komponen bangsa, berpedoman pada budaya luhur dan kembali pada nilai agama. Sesungguhnya kesalahan bisa diingatkan dan masih ada celah kalau mau memperbaikinya.

Selain itu para elit politik yang berada di lembaga eksekutif, legislatif maupun yudicatif, dihimbau untuk berpihak kepada rakyat, mengutamakan kepentingan nasional dan menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.

Dr.Sulastomo,MPH, Ketua Umum merangkap juru bicara Bisma, menyatakan bahwa saat ini ada kecenderungan dalam menyampaikan aspirasi, dan tetap pada prinsip mempertahankan konstitusi serta demokrasi. Disamping itu harus dapat menahan diri dari rasa kebencian dan keserakahan.

Bisma pun mengharapkan para penyelenggara negara untuk bersungguh-sungguh memberantas kolusi, korupsi dan nepotisme yang selama ini menyengsarakan rakyat. Serta melakanakan pola hidup sederhana secara nyata dan sungguh-sungguh.

Sementara ketika ditanyakan tentang rencana invasi Amerika Serikat terhadap Irak, sikap Bisma sama dengan lintas agama yang belum lama berkunjung ke Vatikan dan Brussel. Bisma berkeinginan tidak terjadi perang. Karena dengan perang apapun alasannya, akan membawa dampak yang luar biasa bagi kemanusiaan dan trauma yang memakan waktu puluhan tahun.

Hadir dalam acara ini, Selasa (25/02/03) Wakil dari Buddha, Ibu Hartati Murdaya, Bhikkhu Vijano Mahathera, Bhiksu Dutavira Mahasthavira, H.Amidhan, Dr.H.Sulastomo MPH (Islam), DR.John N. Palinggi(Protestan), Budi S.Tanuwibowo (Kong Hu Cu), I Nyoman Widi Wisnawa(Hindu).


(toto-walubi)

 

 


 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.