|
PESAN & DOA PEMILU 2004
DARI ruang Tabulasi Nasional
Pemilu 2004, Indonesian Committee of Religion and Peace (ICRP) bersama
jajarannya terdiri dari tokoh para pemuka agama di Indonesia telah
menyelenggarakan pesan dan doa , demi suksesnya pemilihan umum yang
dilaksanakan pada tanggal 5 April, 5 Juli dan 20 September 2004. Dalam
kehadirannya pada hari Minggu tanggal 4 April 2004 di Hotel Borobudur Jakarta,
ICRP lengkap dengan anggotanya terdiri dari Umat Buddha, umat Islam, umat Hindu,
umat Kristen, umat Katolik dan Konghucu, ICRP mendukung penuh Komisi Pemilihan
Umum (KPU) dalam penyelenggaraan pesta demokrasi, memilih pemimpin bangsa dan
wakil-wakil rakyat terbaik, secara langsung.
Bhiksu Tadisa Paramita
Sthavira, dari agama Buddha utusan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi).
Pada inti pesan dan doanya mendukung sepenuhnya Komisi Pemilihan Umum, dalam
menyelenggarakan Pesta Demokrasi Pemilu yang dilandasi kejujuran, keadilan serta
tranparansi selama pemilihan suara berlangsung serentak di seluruh Indonesia
atau Pemilu Susulan diberbagai daerah karena berbagai alasan terjadi
keterlambatan logistik.
Berpedoman pada ajaran
Buddha yang cinta damai anti kekerasan, disertai Dharma Agama maupun Dharma
Negara yang seimbang, selaras, dan serasi, baik secara horizontal maupun
vertical. “Bila dapat mengerti maksud dan tujuan dari Pesta Demokrasi itu
sendiri,
Semua dapat terjalin luas
karena adanya kedamaian dan keharmonisan yang bermuara pada hati nurani dan
moral etika. “,cetus Bhiksu Tadisa.
PEMILU adalah untuk
memberikan kesempatan kepada rakyat dan masyarakat luas dalam menggunakan Hak
Suara nya, guna menyalurkan aspirasi politiknya dalam memilih para anggota
Legislatif maupun Eksekuti f , yang diutamakan mempunyai wibawa, keteladanan,
kemampuan dan pengabdian, sehingga dapat berjuang dari rakyat untuk rakyat, yang
dapat mengentaskan kemiskinan, kebodohan disamping mengutamakan kemajuan
kesejahteraan Bangsa dan Negara, sekaligus mampu meningkatkan kualitas sumber
daya manusia dalam kondisi alam Indonesia, sehingga terwujudnya Pembangunan
yang adil dan merata, berpedoman pada Pancasila Negara, Hukum dan tata-tertib
yang mutlak harus ditegakan, guna menyongsong Indonesia Baru yang mandiri, maju
makmur dan sentosa.
Bhiksu Tadisa Paramita
Sthavira mewakili umat Buddha menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat pada
saat memberi pesan dan doa bersama dihadapan jajaran KPU, Panwaslu dan
keduapuluh empat parpol serta para pers jurnalistik luar dan dalam negeri, juga
hadir sebelas siaran TV Swasta nasional di lokasi Tabulasi Nasional, Hotel
Borobudur Jakarta. Dalam pesannya agar dapat melaksanakan Pemilu dengan cinta
damai, penuh tanggung jawab dan rasa kepedulian yang besar akan nasib masa depan
Bangsa dan Negara, oleh karena itu Bhiksu yang biasa dipanggil Suhu Jing Ren
memberi ajakan bersama-sama berupaya menjaga dan melindungi serta menciptakan
Pemilu yang tertib, damai dan sukses, demi keselamatan, keutuhan dan kejayaan
Bangsa dan Negara.
Dalam penutupan pesan dan
doa Suhu Jin Ren mengharapkan agar senantiasa pelaksanaan Pemilu dapat berjalan
dengan damai dan sukses, juga semoga sinar Buddha dapat menerangi bathin dan
kesadaran kita semua untuk memilih yang terbaik, demi masa depan Bangsa
Indonesia. tt
|