DALAM mengantisipasi korban di khawatirkan berjatuhan lebih banyak di Kabupaten Tangerang, terutama di Wilayah Pakuaji, Kedawung, Sepatan, akibat muntaber dan diare. WALUBI bersama TNI AD telah menerobos melakukan pencegahan dengan membuka pelayanan kesehatan sehari secara Cuma-Cuma untuk dua Wilayah Kecamatan di Tangerang yakni Kecamatan Pagedangan dan Kecamatan Cisauk.
Kegiatan dilaksanakan dari pagi hingga sore hari, tercatat jumlah pasien sebanyak 524 jiwa, meliputi pelayanan umum 460 pasien dan gigi (cabut,tambal) 64 pasien. Komandan Rayon Militer 052 Wijayakrama Kolonel Art.H.Hari Krisnomo Sip, hadir membuka acara dan sampai usai acara dijumpai saat beristirahat mengatakan jumlah tersebut diluar dugaan, imbuhnya.” Saya menargetkan sekitar 350 pasien bisa mengkaper dua kecamatan sekaligus dalam satu hari, ternyata pada realitanya calon pasien membludak lebih banyak” tutur komandan yang memimpin tiga Kodim dan membawahi 33 koramil tersebut.
Danrem 052 WKR juga menghimbau kepada para ibu PKK, agar dapat mengaktifkan kembali pos pelayanan terpadu (Posyandu). Upaya tersebut untuk membantu keselamatan pertumbuhan anak.
Lokasi SDN Bendungan Desa Sampora, Cisauk adalah sasaran lokasi baksos ditunjuk, tempatnya sangat pas dalam target wilayah, karena menurut Danrem Hari, mayoritas penduduk didekatnya dibawah garis kemiskinan dan samasekali belum tersentuh pelayanan pengobatan gratis darimanapun.
Pengobatan Gratis bagi warga tak mampu dari Walubi dan TNI AD di lakukan untuk warga di dua Kecamatan, itu sangat dipandang perlu mendapatkan perhatian, sedikitnya dapat meringankan beban penderitaan dalam keluarga. Demikian pelayanan kesehatan Cuma-Cuma WALUBI dan TNI dengan harapan dapat dimanfaatkan bagi masyarakat desa dengan sebaik-baiknya. Kesempatan inipun Walubi dan TNI tulus ikhlas dapat membantu masyarakat tanpa ada ikatan, disamping ada kegiatan plesterisasi bagi rumah warga kumuh yang masih berlantai tanah serta ada pemberian pakaian layak pakai seusai pasien memperoleh pengobatan.
|