|
Sejumlah tokoh agama dan selebritis, antara lain Din Syamsudin (Ketua Umum PP Muhammadiyah), H. Amidhan (Ketua Majelis Ulama Indonesia/MUI), Fitria Elvi Sukaesih, Alicia Johar, juga beberapa majelis yang tergabung dalam WALUBI (20/07/05) melakukan “aksi damai” menolak pornografi-pornoaksi, di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.
Aksi damai dengan menggelar spanduk, pembagian stiker dan atribut “Tolak Pornografi-Porno-aksi” itu dipra-karsai oleh Komite Indo-nesia Untuk pem-berantasan Porno-grafi dan Pornoaksi (KIP3), sebagai wujud keprihatinan para tokoh agama dan selebritis atas se-makin maraknya Pornografi-porno-aksi di Indonesia.
KIP3 yang diku-kuhkan oleh Menko Kesra, Dr. Alwi Shihab pada 13 Mei 2005 di Jakarta, yang bertujuan melindungi masyarakat dari kerusakan moral yang diakibatkan oleh pornografi-pornoaksi.
Ketua Badan Pelaksakan KIP3, Dra. Hj Juniawati T Masjchun Sofwan mengemukakan, dampak negatif pornografi-pornoaksi semakin mengkhawatirkan dan sudah merusak moral bangsa. Pornografi-pornoaksi bukan hanya di perkotaan tetapi sudah menjangkau di pedesaan dan berpengaruh terhdap perilaku serta akhlak generasi muda, katanya.
Karena itu, KIP3 bertekad untuk memerangi pornografi-pornoaksi dengan berbagai cara. Diantaranya dengan melakukan seminar, diskusi, dialog dan semiloka, yang muaranya membentangi moral, mental dan akhlak bangsa.
Indonesia saat ini merupakan Negara kedua terporno di dunia setelah Rusia, padahal, sebelumnya kita dikenal sebagai bangsa yang agamis dan bermoral. Sementara itu RUU Pornografi tak kunjung disahkan oleh DPR-RI. Untuk itu, pihak KIP3 akan mendatangi dan mendesak DPR agar RUU Pornografi segera disahkan.
Tidak adanya UU Pornografi, sering dijadikan alasan oleh pihak kepolisian untuk tidak bertindak tegas terhadap kegiatan pornografi-pornoaksi. KIP3 juga akan mendatangi stasiun-stasiun televise swasta dan media cetak yang selama ini terindikasi menayangkan dan menyebarluaskan gambar serta berita-berita porno.
|