WARTA WALUBI

Tahun 2012
Tahun 2011
Tahun 2010
Tahun 2009
Tahun 2008
Tahun 2007

Tahun 2006
Tahun 2005
Tahun 2004
Tahun 2003
Tahun 2002


WARTA MAJELIS
Tahun 2003
Tahun 2002




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.


Walubi Sembuhkan Pujiwati Dari Tumor CYSTOSARCOMA PHYLLOIDES



CYSTOSARCOMA PHYLLOIDES sebuah bahasa latin yang dipergunakan para ilmiawan, dalam bahasa kedokteran tumor payudara berada di sebelah kanan
yang dimiliki Pujiwati di usia 45 tahun. Pujiwati berasal dari Jalan Veteran Cilacap-Jawa Tengah, di jumpai saat Bakti Sosial Kesehatan WALUBI pada 8, 9 dan 10 September 2005 di Area PRJ Kemayoran Jakarta.

Pujiwati datang dengan suaminya Ujang Nondo dan bersama Ketua YKS Paramita Cabang Cilacap Ny. Siska Ryanti, kedatangannya kelokasi baksos berharap dapat dilayani. Namun besar harapan Pujiwati, akhirnya ibu beranak empat tersebut tercapai kemudian dirujuk di salah satu rumah sakit di Jakarta untuk di lakukan operasi bedah pada payudaranya yang membesar seperti bola.

Operasi bedah dilakukan pada Senin 12/9/05 oleh Dr. Chandra Svaras SpB dalam kurun waktu selama dua jam berjalan mulus tanpa hambatan, walau ada beberapa kelenjar tumor tumbuh baru demikian berhasil dipatahkan dengan teknik pemutusan akar tumor sebelum gejala tersebut menyebar keseluruh tubuh. Operasi Cystosarcoma Phylloides dilakukan Tim Dr.Chandra dan berhasil tumor seberat 4 kg dapat diangkat.

Dr. Chandra Svaras, menuturkan bahwa operasi Bedah Pujiwati merupakan keberuntungan nasib bagi Pujiwati sendiri. Pemikiran Dr. Chandra, Pujiwati saat dioperasi tidak ada tindakan yang sensitive serius, semua dilaksanakan dengan tenang bersama tim nya. “Mungkin Pujiwati menerima sebuah karma yang baik dari yang diatas “ kata Dr. Chandra Svaras ketika dijumpai diruang kantornya OK RUSPAU seusai membedah tumor yang mengendap di payudara Pujiwati.

Mulanya Dr. Chandra melihat tumor Pujiwati sepertinya ganas ( Cystosarcoma Phylloides ) tapi setelah di observasi ternyata ganas itu sebenarnya jinak dan negatif tidak terdapat lagi hal-hal yang merusak kelenjar susu tersebut, kata dokter yang pernah pergi ke Hua Lien, Taiwan.

Pujiwati yang berputra tiga berputri satu dari hasil perkawinan dengan Ujang Nondo ditemui di ruang 22 lantai 3 RUSPAU, menjelaskan tentang tumor yang berada di dirinya. Asal nya dari sebuah benjolan kecil sebutir kacang ijo tumbuh setelah dua tahun si jabang bayi keempat lahir.

Pujiwati merasakan ada sebuah benjolan benda asing bersandar di putingnya, ketika itu di akhir tahun 2003 tanpa mengetahui sebab dan sudah dianggapnya biasa-biasa saja kata Pujiwati “seperti tetangga yang berada di desanya itu sama kasusnya”. Beberapa kali sudah mencobanya pergi untuk memeriksakan ke puskesmas, tapi tidak membawakan hasil.

Lama kelamaan benjolan tersebut tumbuh membesar dan mengeras layaknya bola pingpong. Benjolan tumor yang tumbuh begitu cepat dalam setahun, namun akhirnya terjadilah pembengkakan. Suami yang bekerja sehari-hari sebagai buruh tani cuma mengeluh saja, karena tidak bisa berbuat banyak sedangkan penghasilan yang diperoleh berkisar 20.000 hingga 30.000 perhari. Tidak mencukupi kalau istrinya dirawat ke Rumah Sakit. Ujang Nondo memaparkan sudah berusaha mendatangkan rumah sakit, tapi nihil yang didapat dari rumah sakit meminta uang muka. Akhirnya memang karma baik Pujiwati, wanita hampir parubaya tersebut mendapatkan kabar gembira dari Perwakilan Walubi di Cilacap dibawa komando Ny.Siska Ryanti yang menurut catatan, DPP Walubi akan Baksos di Jakarta. Ketua Kordinator Baksos Cilacap yang juga Ketua Pervibumi Siska Ryanti yang biasa dipanggil Ibu Andreas itu setelah mendekati hari H baksos Walubi mulailah mendata pasien Pujiwati yang kemudian di bawa ke Jakarta untuk masuk karantina.

Dalam tempo singkat Pujiwati dan Ujang Nondo sudah kembali bersama keluarganya. Tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Ibu Hartati Murdaya Ketua Umum Walubi dan Ibu Andreas yang banyak membantu hingga tuntas mengobati pasiennya.
.


 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.