WARTA WALUBI

Tahun 2012
Tahun 2011
Tahun 2010
Tahun 2009
Tahun 2008
Tahun 2007

Tahun 2006
Tahun 2005
Tahun 2004
Tahun 2003
Tahun 2002


WARTA MAJELIS
Tahun 2003
Tahun 2002




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

15 KELURAHAN DI WILAYAH JAKARTA PUSAT PEROLEH SEMBAKO MURAH




TIDAK kurang 5000 kupon dari lima Kecamatan dan lima belas Kelurahan di Wilayah Jakarta Pusat DKI-Jakarta mendapat sembako murah seharga 10.000 rupiah dan 15.000 rupiah. Diantaranya Kecamatan Gambir terdiri enam Kelurahan yang memperoleh jatah sembako murah meliputi Kelurahan Cideng, Kelurahan Gambir, Kelurahan Petojo Utara, Kelurahan Petojo Selatan, Kelurahan Kebon Kelapa dan Kelurahan Duri Pulo yang di koordinir Toto dan Wira Wijaya (Ketua DPD Walubi DKI-Jakarta). Enam Kelurahan dan sejumlah perwakilannya berkumpul di Kecamatan Tanah Abang bersama lebih dari 37 sukarelawan, termasuk perwakilan dari Kecamatan Gambir, Kecamatan Sawah Besar, Kecamatan Menteng dan Kecamatan Senen. Semuanya bergerak menyebar menuju sasaran Kelurahan dan selanjutnya menuju rumah Rukun Warga.

Penjagaan ketat pada pembagian sembako murah untuk warga di lima belas Kelurahan, lima Kecamatan di wilayah Jakarta Pusat. Sebagai tempat penukaran kupon dengan sembako murah yang di pusatkan di Dinas Teknis Jatibaru Jakarta Pusat. Seperti puluhan aparat juga berjaga-jaga termasuk dari paspamres, karena kondisi warga dikhawatirkan ada yang membuat kerusuhan pemicu dari ketidakpuasan warga yang tidak menerima kupon sembako murah.

Tapi akhirnya penyelenggaraan Bulan Solidaritas Nasional (BSN) yang dipimpin Ketua Umum DPP WALUBI Dra. S. Hartati Murdaya bersama umatnya berjalan mulus dan lancar. Ribuan warga sempat pula dihibur dengan beberapa buah lagu oleh Hartati Murdaya diantaranya lagu” disini senang disana senang “. Hartati juga mengungkapkan tentang kesejahteraan anda yang merupakan kebahagiaan kami, begitu pula kita adalah bersaudara dan bersatu kita harus bisa saling bantu.

Ema Ijo 78 th. Warga RW 07/RT 11 Kelurahan Duripulo yang tinggal bersama anak dan lima cucunya di gubuk bersekat triplek dengan loteng penyangga beton bertulang kayu 4x6 cm. Semua tinggal jadi satu di bantaran rel kereta api. Ema Ijo warga Duri pulo yang asli warga Petojo mengeluhkan hidupnya semakin susah. Dari tahun ketahun berpindah tempat yang akhirnya menepi sampai tua menjadi penghuni bantaran kereta api karena kondisi ekonomi sangat lemah. Naasnya Ema Ijo tidak terdata menerima kartu Gakin (keluarga miskin).

Ema Ijo merasa senang ada sembako murah berbicara kepada Warta Walubi ketika antri dijajaran Bangku belakang di lokasi pengambilan sembako murah di area Dinas Teknis Jatibaru Jakarta sambil menunggu dimulainya pembagian.

Ibu beranak sepuluh yang tinggal enam tersebut kehidupannya amat sangat memprihatinkan. Semuanya dipasrahkan kepada allah yang memberinya, tutur Ema Ijo. Hari-harinya memperoleh uang dari yang mengundang Ema Ijo dipanggil untuk memandikan mayat, proses ibu yang ingin melahirkan anak (red. Sebagai dukun beranak) terkadang menjual lontong dan gorengan kue.

Ema Ijo merasa gembira dan bersyukur dengan hadirnya Presiden SBY mau melihat warga yang masih susah dan SBY mau peduli. Ibu tua tersebut mengungkapkan rasa terimah kasih “ Terima kasih ibu, bapak-bapak RT, RW’ yang mau mengasihani saya, mudah-mudahan rejeki Ibu dan bapak-bapak dapat terbalaskan dari Allah SWT ” tuturnya sembari menjinjing paket sembako murah seharga 10.000 rp. Yang isinya berupa beras 5kg, gula 1kg, minyak goreng 1 liter, bihun/mi instan 10 bks dan biskuit oreo dueto 2bks.

Hadir pada acara, Kristiani Bambang Yudhoyono, Menko Kesra DR.Alwi Shihab, Mensos Bachtiar Chamsyah, Sekab Sudi Silalahi, Gubernur DKI-Jakarta Sutiyoso dan Walikota Jakarta Pusat. tt

   

 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.