Sabtu, 13 Mei 2006, Ribuan umat Buddha hadir pada Perayaan Waisak 2550/2006 yang dilaksanakan di arena PRJ Kemayoran.
Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan tokoh agama lainnya. Gubernur DKI Jakarta dalam sambutannya
menyatakan bahwa umat Buddha meskipun termasuk minoritas tetapi mampu memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat
ibukota Jakarta, misalnya melalui beberapa kegiatan Bakti sosial pengobatan gratis yang dilakukan oleh WALUBI,
untuk itu Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menyatakan tekadnya untuk melindungi umat Buddha di Jakarta
untuk melaksanakan ibadah.
Ketua Umum DPP Walubi, Dra. S. Hartati Murdaya dalam sambutannya mengajak umat Buddha untuk melaksanakan thema Waisak 2550/2006
yaitu "Dengan semangat Waisak 2550/2006 mari kita memberantas egoisme demi kepentingan diri sendiri dengan saling menolong dan menghargai demi kerukunan dan persatuan bangsa."
Puncak perayaan Waisak ditandai dengan meditasi bersama dimulai tepat pukul 13.50'.51" WIB yang dipimpin para biksu/bhikkhu yang hadir dalam perayaan ini.
Usai melakukan ritual perayaan Waisak 2550/2006, umat Buddha di Arena PRJ Kemayoran pada malam harinya menyalakan 100.000
lilin yang membentuk formasi huruf Mandarin "Fo" yang berarti Sang Buddha berukuran 20 x 60 meter yang melambangkan penerangan bagi bangsa Indonesia
agar keluar dari semua kesulitan.
|