WARTA WALUBI

Tahun 2012
Tahun 2011
Tahun 2010
Tahun 2009
Tahun 2008
Tahun 2007

Tahun 2006
Tahun 2005
Tahun 2004
Tahun 2003
Tahun 2002


WARTA MAJELIS
Tahun 2003
Tahun 2002




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

Walubi membantu korban gempa bumi dan tsunami di Pengandaran - Jawa Barat

___________________


   

Gempa di Jogjakarta dan Klaten Jawa Tengah belum pulih, tepatnya tanggal 17 July 2006 di Pangandaran terjadi gempa yang menyebabkan gelombang tsunami. Tidak pelak lagi bangunan di sekitar pantai Pangandaran diterjang gelombang dengan kekuatan yang cukup besar ini.

Walubi, yang pada saat itu melakukan kegiatan sosial di Bantul Jogjakarta dan Klaten Jawa Tengah, tim sukarelawan tepatnya tanggal 19 Juli 2006 langsung mengirimkan bantuan ke lokasi bencana. Bahan bangunan yang dikirimkan diantaranya mie instan, terpal, triplek dan pakaian layak pakai. Bantuan tersebut langsung didistribusikan ke kamp-kamp pengungsian yang berada di kawasan bencana. saat sukarelawan Walubi datang ke lokasi, disana masih banyak korban yang belum ditemukan sehingga warga yang merasa kehilangan anggota keluarga masih berharap dan merasakan kecemasan. Pada tanggal 19 Juli 2006, tepatnya jam 19:00, relawan berangkat dari posko Bantul dengan menggunakan mobil box dan kijang, jumlah relawan yang berangkat ke Pangandaran sebanyak 11 relawan. Sampai di lokasi (Pangandaran) tepat pukul 02:00 pagi. sebelumnya tim relawan telah diberi petunjuk oleh Bapak Jumo yang telah datang terlebih dahulu di Pangandaran, sehingga kami dan relawan lainnya tinggal menuju lokasi yang telah di tentukan sebelumnya.

Pagi harinya yaitu tanggal 20 Juli, relawan langsung membagikan bantuan kepada korban dan pengungsi. Pengungsi kebanyakan tinggal di bukit-bukit, sekolahan, masjid dan tempat lain yang diperkirakan lebih aman dari terjanga gelombang tsunami. Memang bantuan yang diberikan Walubi sangat terbatas sehingga banyak korban yang tidak mendapatkan bantuan. Setidak-tidaknya bantuan yang telah didistribusikan bisa membantu korban pada saat itu.

Pada mulanya tim relawan selain membagikan bantuan juga bermaksud mensurvei lokasi yang tepat untuk didirikan tenda posko. Karena melihat kondisi pengungsi dan korban tidak banyak, dan juga kami mendatangi satkorlah setempat untukmencari informasi yang berkenaan dengan titik pengungsi, di satkorlak ditunjukkan tempat-tempat pengungsian, namun setelah didatangi langsung danmsampai di lokasi tidak ditemukan adanya pengungsi. Karena kebanyakan dari mereka melakukan pengungsian karena merasa trauma dengan kejadin tsunami tersebut. Sebagian besar pengungsi adalah mereka yang rumahnya jauh dari tepi pantai, padahal para korban pada saat itu adalah para wisatawan dan beberapa diantaranya adalah warga sekitar yang memang berada di lokasi untuk berjualan.

Setelah melihat keadaan sesungguhnya di lokasi, kami tidak meneruskan tujuan utama, yaitu membuka tenda posko untuk pengobatan. Setelah 2 hari berada di pangandaran untuk membagikan bantuan tersebut, tim relawan selanjutnya singgah di Cilacap.


 
 

 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.