Pada Selasa, 13 september 2006 diselenggarakan silaturahmi antara Tokoh Agama Islam AA Gym dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Perwakilan Umat Buddha Indonesia (DPP WALUBI), Dra. S. Hartati Murdaya dan Koodinator Dewan Sangha WALUBI yang merangkap sebagai Ketua Umum Majelis Mahayana Buddhis Indonesia (MAHABUDHI), YM. Bhiksu Tadisa Paramita di Jakarta.
Pertemuan penting tokoh agama tersebut adalah menyamakan visi dari perbedaan agama itu sendiri, demi saling menyelamatkan dan membantu mengangkat derajat bangsa yang lebih dewasa, dinamis dan kondusif. “ diupayakan dapat saling bersinergi tidak bersinggungan” kata AA Gym yang pernah tinggal bersama misionaris Amerika.
Hartati Murdaya merasakan sebagai agama yang minoritas, sangat berbahagia dapat berjumpa dengan A Gym. Apalagi dengan motonya, tiada hari untuk memperbaiki diri. “ Ajaran Islam yang ada pada diri AA adalah sebuah kesejukan dan rasional, enak disimak dan cepat dipahami, karena itu adalah ajaran hati” katanya.
Sedangkan menurut Bhiksu Tadisa, langkah AA Gym di dalam ajaran Buddha Dharma adalah wujud seorang Bodhisatwa. “Mendalami ajaran muslim sudah dapat menyelami sampai ke hati dan itu identik dengan Buddha Dharma yakni Maitri Karuna, cinta kasih dan welas asih secara universal”. Kata Bhiksu Tadisa
Pertemuan istimewa tokoh agama disebuah café di Jakarta itu merupakan pertemuan dialog positif tapi santai. Tokoh Buddha dan Islam melalui pendekatan visi dan pandangan bersama merasakan bertanggung jawab kedepan dalam menciptakan iklim kondusif didalam peta politik yang semakin memanas. Ketiga tokoh agama tersebut mengharapkan pada kondisi ini masyarakat agama tidak mudah untuk terprovokasi serta tidak menjadi penghambat rotasi pembangunan global yang sedang berjalan.
Pada kesempatan itu juga hadir Wakil Ketua Umum DPP Walubi Drs. Anton Setiawan (toto_sg)


|