WARTA WALUBI

Tahun 2012
Tahun 2011
Tahun 2010
Tahun 2009
Tahun 2008
Tahun 2007

Tahun 2006
Tahun 2005
Tahun 2004
Tahun 2003
Tahun 2002


WARTA MAJELIS
Tahun 2003
Tahun 2002




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

DPP WALUBI Dapat kunjungan DUBES BELGIA

___________________


Usai pertemuan para delegasi foto bersama dengan para ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia
 


Dalam Kunjungannya ke Dewan Pengurus Pusat Perwakilan Umat Buddha Indonesia (DPP WALUBI), Dubes Belgia Mr.Marc Trentesseau yang baru tinggal di Indonesia selama 5 bulan, pertama Mr.Marc ingin lebih dekat dengan WALUBI dan ingin mengetahui sejauh mana perkembangan Umat Buddha, sedangkan mayoritas agama Islam di Indonesia mendunia. Negara Belgia pada saat gempa bumi dan tsunami melanda Aceh pernah menyumbangkan 10 jt euro.

Drs.Anton Setiawan (Wakil Ketua Umum DPP WALUBI) menjelaskan keberadaan Organisasi Walubi di Indonesia yang sudah mempunyai 12 Majelis dan tersebar dilebih 20 Provinsi di tanah air. Anton Setiawan mengatakan Indonesia untuk kerukunan beragama cukup aman, dapat duduk berdampingan satu dengan lainnya. “walau bagian yang minoritas, namun tetap diakui dan mempunyai Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha sendiri” kata Anton.

YM.Bhiksu Tadisa Paramita (Kordinator Dewan Sangha WALUBI) yang pernah berjumpa dengan Alm.Paus Johanes Paulus II di Vatikan, mengatakan Agama Buddha di Indonesia cukup kondusif, karena Walubi sendiri memegang prinsip Non Intervensi.” Umat Buddha sekarang di Indonesia lebih kritis, dan WALUBI bersifat terbuka kepada siapa saja, dan agama mana saja kalau ingin jelas datang, bukan datang percaya begitu saja.”tandas Bhiksu Tadisa.

Hadir jajaran Pengurus DPP WALUBI : Suhadi Senjaya, Bhiksu Dhyanavira, Ridwan Liong, Irwan Kartasasmita, Panjika, Rahmat Hartanto, Rusli SH, Sisilina MBA, Abhayahema, Tristin Suhadi. (toto)

Keterangan Foto 1
Drs.Anton Setiawan (DPP WALUBI) memberikan Cinderamata kepada Dubes Belgia Mr.Marc Trenteseau.24/11/06 (toto)

Keterangan Foto 2
Drs.Rusli SH, Suhadi Senjaya, Drs.Anton Setiawan, Bhiksu Tadisa Paramita, Mr.Marc Trenteseau, Bhiksu Dhyanavira.24/11/06 (toto)

Keterangan Foto 3
Suhadi Senjaya, Drs.Anton Setiawan, Mr.Marc Trenteseau, Bhiksu Dhyanavira, Bhiksu Tadisa Paramita (duduk), Ridwan Liong, Irwan K, Rahmat Hartanto, Panjika,Rusli SH, Sisilina, Abhayahema, Tristin Suhadi 24/11/06 (toto)

DALAM rangka kunjungan kerja Departemen Agama Vietnam mengunjungi Departemen Agama RI yang setibanya di Jakarta di sambut kedatangannya oleh Menag RI Maftuh Basyuni yang kemudian diterima Dewan Pengurus Pusat Perwakilan Umat Buddha Indonesia (DPP WALUBI). Di Kantor Pusat Jalan Abdul Muis 62 Jakarta, pada Kamis,2/11/06.

Para Ketua Majelis yang bergabung di WALUBI menerangkan bahwa di Indonesia kehidupan beragama berjalan dengan baik dan dapat bersatu. Dijelaskan YM.Bhiksu Dutavira Mahasthavira kepada pers, bahwa bangsa Vietnam kini setelah ekonomi maju yang disertai moral tinggi ternyata mempunyai kepedulian kepada agama. “ kita mempunyai UU berpedoman pada Trilogi Kerukunan, rukun kepada intern umat beragama, rukun antar agama dan rukun dengan pemerintah” ujar Bhiks Dutavira.

Ditambahkan Bhiksu Dutavira, dalam operasionalnya masalah keyakinan dalam beragama telah diatur dan dilindungi oleh pasal 29 UUD 1945. secara kenegaraan WALUBI telah mengamalkan Dharma Negara dalam bentuk nyata seperti Karya bakti Sosial antara lain: tsunami di Aceh, gempa di DI Yogyakarta dan Jawa tengah dll.

Kepala Delegasi Komisi Agama Vietnam Dr. Nguyen Thanh Xuan menjelaskan tentang jumlah penduduk di Vietnam yang beragama Buddha sekitar 62.000.000 orang (72%). Dan tercatat 36.000 Bhiksu/Bhiksuni dengan 3 institut agama Buddha. Mazhab yang berkembang dominant di Vietnam adalah Mahayana dan Theravada.

Dr.Nguyen Thanh Xuan mengatakan bahwa bangsa Vietnam mempunyai sejarah 2000 tahun lebih dibawah kepemerintahan Republik Sosialis Vietnam. Agama – agama seperti Buddhisme, Kristiani, Protestan, Muslim, Katolik dan Agama Tradisi yang berkembang disana di ayomi dalam Departemen Agama Vietnam. Dan hanya Kong Hu Cu tidak diurus di Depag Vietnam, karena Konghucu menurut kepala delegasi komisi tersebut adalah ajaran filosofis hidup, bukan agama.

Sebelas delegasi yang hadir: Dr.Nguyen Thanh Xuan, Mr.Than Van Chung, Mr.Ha Ngoc Tho, Mr.Nguyen Duc Thinh, Mr.Nguyen Dac Tuan, Mr.Duong Van Kha, Ms. Ngo Thi Xuan Lan, Ms.Tran Thi Minh Sy, Mr.Huynh Nhu Tuan, Ms.Nguyen Thi Thuy Lan.

Rombongan Delegasi Komisi Agama Depag Vietnam bersama Depag RI hari ini meninjau TMII, keesokan harinya ke Vihara Vipassana Graha, Bandung dan lusa meninggalkan Jakarta. (Toto)

Foto 1.No. 8579 :
Delegasi Walubi diwakili YM Bhiksu Dutavira Mahasthavira memberikan kenangan souvenir berisikan kegiatan Dharma Negara Walubi di Indonesia kepada Pimpinan Delegasi Komisi Agama Republik Sosialis Vietnam Dr.Nguyen Thanh Xuan. Disaksikan Dirjen Agama Buddha depag RI dan Bhikkhu Wongsin Labhiko Mahathera. 2/11/06.

Foto 2.No. 8591;
Foto bersama Bhkkhu Sangha Walubi, Ketua-ketua Majelis Agama Buddha dan Delegasi Komisi Agama-agama Republik Sosialis Vietnam di kator DPP WALUBI.2/11/06


 
 

 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.