|

Delegasi Departemen Agama Pemerintahan Vietnam beranggotakan 9 orang, dipimpin oleh Dirjen Kerjasama Hubungan Internasional Vietnam DANG TAI TINH dengan juru bicara Sekretaris 2 Kedutaan Besar SR Vietnam NGUYEN MAU LONG telah melakukan kunjungan kerja ke Kantor DPP WALUBI yang berlokasi di Jalan Abdul Muis No.62 Jakarta. Kedatangannya diterima oleh 12 Majelis yang bergabung dalam Perwakilan Umat Buddha Indonesia(WALUBI) pada Selasa 26/5/09
Dikatakan Dang Tai Tinh, bahwa sejak 1981 di Vietnam terdapat 9 aliran Agama Buddha berkembang dan bersatu,yang kemudian Pemerintah menyusun organisasi Pembinaan Masyarakat Buddha di Vietnam.” karena di Vietnam terdapat 10 juta penganut Buddha dan 15.000 tempat ibadah. Namun pada tahun 2008 Vietnam telah menjadi tuan rumah bekerjasama dengan Persatuan Bangsa Bangsa(PBB) menyelenggarakan Waisak International” ujarnya. Ditambahkan Dang Tai Tinh, pada bulan Nopember tahun 2010, Vietnam kembali berencana akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) umat Buddha Dunia telah terdaftar dihadiri 71 negara dari 2000 tamu undangan.
Dikatakan Dang Tai Tinh, kunjungannya ke Walubi, Vietnam akan berusaha mengembangkan agama Buddha dan memberdayakan lembaga agama Buddha dunia melalui membangun persahabatan,kesatuan dan persatuan demi Negara. Juga berharap dapat bekerjasama dengan WALUBI mewujudkan perdamaian dan kekeluargaan.
Sementara Maha Bhiksu Dutavira Sthavira Ketua Sangha Mahayana Tanah Suci Indonesia sebagai juru bicara Walubi mewakili dari 12 Majelis. “ kunjungan kedatangan delegasi Vietnam ke Indonesia ini merupakan bukti nyata, umat Buddha Indonesia diperhitungan dalam percaturan diantara Negara. Dan sekaligus juga umat Buddha di Walubi mendapat bagiant di dalam sebuah kenegaraan.
Lebih jauh Maha Bhiksu Dutavira menjelaskan tentang Walubi, penganut non intervensi bertanggung jawab dalam ajaran Buddha sebagai Dharma Agama yaitu menjaga keutuhan ajaran agama Buddha dari masing masing kepercayaan, melalui Majelisnya, sedangkan Dharma Negara, mendukung pemerintahan RI yang bersih dan beberbudaya. Menjaga hubungan Trilogi kerukunan beragama seperti Kerukunan antara Agama agama, Kerukunan intern Agama dan Kerukunan Agama dengan pemerintah.
“ Sungguh beruntung, hidup dalam kerukunan bisa terjadi, bila kedua belah pihak dapat menghormatikeadan masing masing” Kata Maha Bhiksu.
Kegiatan diawali dengan pemutaran film Dharmasanti Waisak International 2553 BE Walubi saat di Candi Agung Borobudur, di tutup tukar menukar cindera mata oleh Maha Bhiksu Dutavira (WALUBI) berupa Buddha rupang dan DANG TAI TINH (Vietnam) berupa koin bergambar emas bertuliskan KHUE VAN CAC-VAN MIEU-HANOI-VIETNAM. |