Pembukaan
DPP Walubi
DPD Walubi
Perwakilan
Program Umum
Lambang
Ikrar
Hymne



WARTA WALUBI

Tahun 2012
Tahun 2011
Tahun 2010
Tahun 2009
Tahun 2008
Tahun 2007

Tahun 2006
Tahun 2005
Tahun 2004
Tahun 2003
Tahun 2002


WARTA MAJELIS
Tahun 2003
Tahun 2002



Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

FBIT Gelar Seminar Tentang Peran Serta Suku Tionghoa di Tanah Air

Forum Bersama Indonesia Tionghoa(FBIT) menggelar seminar yang bertajuk Peran Serta Suku Tionghoa Tanah Air Mempercepat Pembangunan Nasional di Gedung Pusat Niaga Lantai 6, Arena PRJ Kemayoran Jakarta Pusat.Rabu(16/2)

Seminar yang masih berhubungan dengan Festival Cap go Meh itu dipandu oleh Ulung Rusman dari Perhimpunan Indonesia Tionghoa(INTI), menghadirkan pembicara Murdaya Widyawimarta Poo (Ketua FBIT), Dr Boenyamin Setiawan, Mona Lohanda (Sejarahwan), dan Iwan Sentosa(Jurnalis).

Hadir dalam seminar tersebut Walikota Jakarta Pusat Saefullah MPd yang mewakili Gubernur DKI Jakarta, serta sejumlah tokoh komunitas Tionghoa, meliputi Dra.S.Hartati Murdaya Ketua Umum DPP Walubi, Drs.Anton Setiawan Wakil Ketua Umum DPP Walubi, Farina Dawis, Jondras Kasrian, Teddy Sugianto, Edison Lim, Suwarno Chandra, Hendro S.Gondokusuma, Henky Tranku, Rudy Setiawan, Andaka Naryadin, Budi S. Tanuwibowo ,Untung K. Widjaya dan lain lain.

Murdaya Widyawimarta Poo selaku Ketua FBIT dalam kata sambutannya memberikan pandangan kedepan tentang keberagaman yang hanya dimiliki bangsa Indonesia."Keberagaman itu sesuatu yang tidak semua bangsa memilikinya. Jadi kita harus mensyukuri itu" ujarnya.

Masalah peranan orang Tionghoa terhadap tanah air Indonesia, Kata menurut Murdaya Poo, tidak sedikit orang Tionghoa yang berperan dalam perjuangan melawan penjajahan di Indonesia.

"secara historis dapat dibuktikan bahwa warga Tionghoa bergerak di segala bidang, memberi kontribusi bagi kemajuan bangsa, sejak jaman kolonial," kata Mona Lohanda.

Di jaman sebelum Indonesia merdeka, dalam dunia akademik pada umumnya orang Tionghoa berkonsentrasi di bidang kedokteran, teknik, hukum. Di jaman itu mereka juga ada yang terjun di dunia pers dan politik.

Sesudah Indonesia merdeka, mereka bergerak di segala bidang ilmu, seperti humaniora, sosial, politik, fisika, ilmu ilmu murni dan masih banyak lagi. Ditambahkan Iwan santosa, orang Tionghoa berdasarkan catatan sejarah yang ada sudah ada yang terjun di dunia militer Tionghoa ini nyaris terlupakan oleh ingatan kolektif bangsa Indonesia.

Senada Dr Boenyamin Setiawan PhD Penasehat Senior Kalbe farma Tbk, mengatakan streotipe Mindset dari cara berpikir dan tingkah laku harus dirubah. Menurutnya pada kesempatan ini kita harus banyak memanfaatkan tanah air kita secara optimal."selain menjadi pedagang tangguh, masuk diberbagai profesi, pegawai negeri,TNI dlsb. Juga harus menghilangkan sikap oportunis, berbaur sebanyak mungkin, selalu bertindak nyata dalam kebaikan sosial bermasyarakat".

Untuk diri sendiri harus mengutamakan disiplin, berdedikasi,dan harus jujur, jeli dalam mencari peluang,punya inisiatif, penuh inovasi, tulus bertanggung jawab, serta ulet dan unggul. (toto)

 

Share |

 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.